Dapat Izin Nadiem, Monash University Buka Kampus di Indonesia

Kompas.com - 03/12/2020, 13:12 WIB
Monash University di BSD City Dok. Sinarmas LandMonash University di BSD City

KOMPAS.com - Monash University Indonesia menerima surat izin beroperasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud). Hal itu sekaligus mengumumkan status badan hukum resminya untuk beroperasi sebagai perguruan tinggi asing pertama yang memiliki kampus di Indonesia.

Mendikbud Nadiem Makarim menyambut baik langkah pendirian kampus Monash University di Indonesia. Langkah itu juga memberikan dampak yang baik bagi penguatan sistem pendidikan di Indonesia.

Baca juga: Mendikbud: Ini Pentingnya Anak Baca Buku sejak Dini

"Kehadiran Monash merupakan dukungan sekaligus bentuk akselerasi terhadap terhadap pendidikan di Indonesia. Hal ini juga menjadi perwujudan eratnya hubungan Indonesia-Australia dalam lingkup sosial, ekonomi dan teknologi," ungkap Nadiem dalam siaran pers yang diterima media, Rabu (2/12/2020).

Yayasan Monash University Indonesia atau Monash Indonesia akan menjadi kampus pascasarjana yang berfokus pada penelitian dan memiliki jaringan hubungan industri. Program yang ditawarkan adalah jenjang pendidikan S2 (Magister) dan S3 (Ph.D.), serta program eksekutif dan sertifikasi keahlian.

President & Vice-Chancellor Monash University, Margaret Gardner AC mengatakan, peresmian badan hukum dan penerimaan surat izin operasi tersebut merupakan langkah penting untuk meneruskan komitmen Monash University dalam membangun kampus pertama di Indonesia.

" Kampus Monash University Indonesia yang akan beroperasi pada 2021, akan memperluas kehadiran internasional kami, menciptakan kolaborasi riset global, sekaligus memungkinkan mendorong program pengembangan kapasitas profesional dan menghadirkan kesempatan komersial di Industri," kata Gardner.

Selain itu, bilang Gardner, kehadiran kampus di Indonesia ini akan memperkuat jaringan pengajaran kami yang sebelumnya sudah mencakup Australia, Italia, Malaysia, China dan India.

Lebih jauh Gardner menyatakan, Monash Indonesia akan menawarkan peluang baru untuk mobilitas mahasiswa dan staf secara global, serta mendorong kolaborasi riset lintas negara dengan universitas yang berbasis di Indonesia serta mitra industri.

Hal tersebut sejalan dengan tingginya kebutuhan pasar terutama di sektor data sains dan teknologi digital, infrastruktur dan desain perkotaan, industri dan kewirausahaan kreatif, kebijakan dan kesehatan publik. Kolaborasi ini didasari oleh proyek kolaborasi riset yang sudah terjalin sebelumnya antara Monash dan Indonesia seperti RISE dan WMP.

Gedung kampus Monash Indonesia tersebut akan berlokasi di BSD City, tepatnya di Green Office Park 9.Dengan mengusung konsep yang ramah lingkungan dan didukung teknologi digital termutakhir, kampus tersebut juga akan memiliki perpustakaan digital paling inovatif di Indonesia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X