Guru Honorer Harus Hasilkan SDM Unggul, Simak Penjelasan Wapres

Kompas.com - 24/11/2020, 14:33 WIB
Wakil Presiden RI KH Maruf Amin dalam konferensi daring Pengumuman Seleksi Guru PPPK Tahun 2021, Senin (23/11/2020). Tangkapan layar Youtube KemendikbudWakil Presiden RI KH Maruf Amin dalam konferensi daring Pengumuman Seleksi Guru PPPK Tahun 2021, Senin (23/11/2020).
|

KOMPAS.com - Tahun 2021 adalah tahun yang paling ditunggu-tunggu oleh para guru honorer di Indonesia. Pasalnya, pemerintah akan membuka seleksi bagi guru honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK).

Adapun jumlah formasi yang dibuka sebanyak satu juta guru. Jadi, bagi para guru honorer di sekolah negeri dan swasta yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) harus bersiap diri.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin dalam Pengumuman Seleksi Guru PPPK Tahun 2021 yang berlangsung secara virtual, Senin, (23/11/2020).

SDM unggul adalah...

Menurut Wapres, untuk dapat diangkat menjadi guru PPPK, diperlukan persyaratan tertentu. Guru adalah pilar pendidikan, sehingga keberhasilan proses pendidikan untuk menghasilkan SDM unggul sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru.

Baca juga: Wapres: Guru Honorer Diberi Tiga Kali Kesempatan Seleksi Jadi PPPK

"SDM unggul adalah SDM yang sehat, cerdas, memiliki produktivitas tinggi, menghasilkan suatu yang bermanfaat, memiliki semangat untuk berkompetisi, cinta tanah air, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia," terang Ma'ruf Amin.

Tak hanya itu saja, SDM unggul juga bisa dikatakan yang memiliki jiwa kompetisi global, dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Secara lebih spesifik, lanjut Wapres, SDM unggul yang ingin dihasilkan harus melalui proses belajar mengajar di tanah air.

Tentu setidaknya memiliki kriteria berketuhanan, berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, memiliki jiwa gotong royong, dan bercara pandang kebhinekaan global.

"Meskipun tugas pengajaran merupakan tugas seluruh anggota masyarakat termasuk keluarga, tetapi para guru memiliki peran yang sangat penting, untuk menghasilkan SDM unggul," tegas Ma'ruf Amin.

Harus miliki kompetensi tinggi

Karena itulah, diperlukan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi yang tinggi dan jumlah harus memadai sesuai dengan sebaran satuan pendidikan di seluruh tanah air.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X