Pesan Ganjar Pranowo untuk Siswa: Kita Pejuang yang Tidak Cengeng!

Kompas.com - 06/11/2020, 11:06 WIB
Ganjar Pranowo dalam webinar Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia atau KOPSI 2020 pada Kamis, 5 November 2020. DOK. PUSPRESNAS 2020Ganjar Pranowo dalam webinar Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia atau KOPSI 2020 pada Kamis, 5 November 2020.

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengajak siswa Indonesia untuk tidak menyerah dengan kondisi pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia, termasuk Indonesia.

"Kita harus beradaptasi pada perubahan yang ada. Kita survive, kita bertahan, kita mencari jalan keluar dan kita tidak mengeluh," tegas Ganjar memotivasi siswa yang mengikuti webinar Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia atau KOPSI 2020 pada Kamis, 5 November 2020.

Dalam webinar bertajuk "Kepemimpinan di Era Normal Baru" ini, Ganjar juga mengajak siswa Indonesia menjadi pejuang tangguh dalam menghadapi setiap tantangan yang ada. 

Webinar ini merupakan rangkaian acara KOPSI yang digelar secara daring mulai 2-7 November 2020, di Bandung, Jawa Barat.

KOPSI menjadi gelaran kompetisi dan pembinaan siswa berprestasi paling awal yang mulai diadakan Kemendikbud sejak tahun 2009 dengan nama Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).

Baca juga: KOPSI 2020: Gairah dan Kualitas Penelitian Siswa Tak Surut di Tengah Pandemi

 

Wajah pemimpin masa depan

Melalui kisah perjuangan masa kecilnya, di mana Ganjar berasal keluarga sederhana yang bahkan sempat menjadi penjual bensin eceran, Ganjar memberikan pesan menjadi pejuang-pejuang yang tangguh.

"Kita pejuang yang tidak cengeng. Perjuangannya itu belajar, perjuangannya berdoa dan minta restu orangtua," pesannya.

Lebih jauh Ganjar memberikan apresiasi positif kepada pada siswa peserta KOPSI yang menempuh jalur penelitian sebagai pilihan jalur perjuangan.

Menurutnya, hal ini merupakan jalur positif ketimbang memilih ikut demonstrasi padahal tidak memahami duduk soalnya secara menyeluruh.

"Meneliti ini menjadi pintu masuk bagi para siswa untuk melihat persoalan yang ada masyarakat untuk mencari solusinya. Dari persoalan kecil ini adik-adik bisa menjadi penemu solusi dengan bantuan guru-guru pendamping yang hebat," ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X