Kompas.com - 08/10/2020, 22:36 WIB
Kepala Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan Politeknik Negeri Batam Evaliata Sembiring di acara webinar Animakini 2020 terkait Integrasi Kurikulum Akademik Bersinergi Dengan Industri Animasi. Webinar. Animakini2020Kepala Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan Politeknik Negeri Batam Evaliata Sembiring di acara webinar Animakini 2020 terkait Integrasi Kurikulum Akademik Bersinergi Dengan Industri Animasi.

KOMPAS.com - Banyaknya permintaan tenaga profesional animasi di 2010-2017 dari PT Kinema Systrans Multimedia (Kinema) dan perusahaan lainnnya, hal itu membuat Politeknik Negeri Batam membuat Program Studi (Prodi) Animasi di tahun 2018.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan Politeknik Negeri Batam Evaliata Sembiring dalam acara webinar Animakini 2020 terkait "Integrasi Kurikulum Akademik Bersinergi Dengan Industri Animasi", Kamis (8/10/2020).

Baca juga: Bersama Polinema, Polimarin Bentuk Prodi Mekatronika Kapal

"Memang sejak tahun 2010 kita belum ada Prodi Animasi, tapi mulai dari tahun 2012, kita berikan tenaga animasi yang datang dari multimedia, karena memang ada passion mahasiswa di sana suka sama animasi. Baru di tahun 2018, kita ada jalan membuka Prodi Animasi," kata Evaliata.

Bila ada tidak ada tenaga animasi dari Politeknik Negeri Batam, dia menyebutkan, biasanya kinema memperolehnya dari tenaga SMK sekitar Batam, bahkan mereka mencari sampai negara tetangga, Singapura.

"Kebutuhan animator terus meningkat, khususnya di Batam. Kinema tak pernah kosong job, makanya dia sampai tenaga atau resources ke Singapura," jelas dia.

Setelah dibuka Prodi Animasi, lanjut dia, terlihat antusias masyarakat sekitar yang ingin mendaftarkan anak atau saudaranya di Prodi Animasi Politeknik Negeri Batam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah kelas Prodi Animasi tiap tahun meningkat

Pada tahun pertama dibuka, dia menceritakan, kampus menerima hingga dua kelas untuk Prodi Animasi. Setelah itu di tahun 2019, mengalami peningkatan menjadi tiga kelas.

"Pada tahun ini meski pandemi, kelas Prodi Animasi juga masih mengalami peningkatan. Memang kita buka prodi ini sudah kita bangun dengan baik, karena ada studio-studio khusus animasi. Mereka kerjakan proyek animasi sampai malam," jelas dia.

Lanjut dia menjelaskan, dengan banyaknya proyek animasi yang dijalankan Kinema, sampai membuat perusahaan tersebut merekrut mahasiswa yang masih kuliah untuk dijadikan sebagai karyawan.

Proses seleksi karyawan Kinema sangat ketat. Karena, banyak mahasiswa yang ingin menjadi pegawai perusahaan tersebut.

Baca juga: Libatkan GM Hotel Seluruh Lampung, Polinela Bentuk Prodi Perhotelan

"Saat ini mahasiswa kami memang diterima di Kinema 12-15 orang, ada lain dari program magang ini. Setiap tahun kinema melaksanakan training dibuka untuk seluruh mahasiswa, kita menyiapkan labnya, trainernya dari Kinema, ada 8-10 orang yang diterima lewat jalur itu. Itu yang dinamakan teaching industri," tukas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.