Tunjangan Guru Honorer Cair, Disdik Jabar Upayakan Kesejahteraan Guru

Kompas.com - 16/09/2020, 11:46 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil,  menyerahkan secara simbolis
surat keputusan (SK) penetapan guru nonPNS atau guru honorer setingkat SMA, SMK dan SLB se-Jawa Barat, Rabu (29/7/2020). KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAGubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyerahkan secara simbolis surat keputusan (SK) penetapan guru nonPNS atau guru honorer setingkat SMA, SMK dan SLB se-Jawa Barat, Rabu (29/7/2020).

KOMPAS.com - Setelah Tunjangan Profesi Guru (TPG) Honorer se-Jawa Barat (Jabar) cair pada Jumat (11/9/2020), Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) juga akan mengupayakan pemberian rumah bersubsidi bagi guru.

Merangkum laman Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar), TPG yang diterima per triwulan sebesar Rp 4.230.000 dan dibayarkan untuk dua triwulan. Sehingga, para guru honorer yang terseleksi menerima Rp8.460.000.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik)  Dedi Supandi mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para guru di Jawa Barat.

Baca juga: Orangtua Bunuh Anak saat Sulit Belajar Online, KPAI: Kekerasan Picu Masalah

"Tunjangan profesi guru yang diterima adalah per triwulan dan dibayarkan untuk dua triwulan," ujar Dedi, Selasa (15/9/2020), seperti dilansir dari laman Disdik Jabar.

Sekjen Forum Guru Honorer Bersertifikat Sekolah Negeri (FGHBSN) Jabar Rizki Safari Rakhmat mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dedi Supandi atas perjuangan dan perhatiannya untuk kesejahteraan guru SMA/SMK/SLB di Jabar.

Kenaikan tunjangan hingga rumah bersubsidi

Dedi mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para guru di Jawa Barat. Selain TPG Honorer se-Jabar yang telah cair, lanjut dia, juga diupayakan kenaikan tunjangan pengawas dan kepala sekolah.

Baca juga: Seperti Ini Cara dan Syarat Dapatkan Kartu Indonesia Pintar

Termasuk program peningkatan kesejahteraan guru pegawai negeri sipil (PNS) maupun non-PNS berupa rumah bersubsidi.

"Saya sangat mendukung dan setuju dengan kenaikan tunjangan ini. Apalagi untuk rumah bersubsidi. Saya sudah mencoba menghubungi BTN dan saya berencana menamainya dengan program 'Bakti pada Guru'. Mudah-mudahan program ini bisa segera terealisasi," papar Kadisdik dalam acara "Pembinaan kepada Pengawas dan Kepala SMA/SMK/SLB pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII", Selasa (15/9/2020).

Namun, Dedi menekankan hal ini tentu harus disesuaikan dengan anggaran.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Guru Tenaga dan Kependidikan (GTK) Disdik Jabar Asep Suhanggan mengatakan bahwa kepala sekolah harus memiliki beberapa kompetensi, di antaranya kompetensi manajerial dan kewirausahaan.

Baca juga: Jadwal dan Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN dan PTS 2020

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X