Buat Akun Instagram, Mendikbud Nadiem Ingin Dapat Umpan Balik dari Masyarakat

Kompas.com - 27/08/2020, 12:29 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim melakukan pemantauan terhadap sekolah-sekolah di sekitar wilayah Bogor, Jawa Barat pada hari Kamis (30/07). Dok. KemendikbudMenteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim melakukan pemantauan terhadap sekolah-sekolah di sekitar wilayah Bogor, Jawa Barat pada hari Kamis (30/07).

KOMPAS.com - Setelah beberapa waktu tak memiliki akun sosial media, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makariem akhirnya memaparkan alasannya mengapa ia memutuskan untuk membuat akun Instagram.

Hal itu ia utarakan dalam siaran langsung atau IG Live di akun yang telah terverifikasi oleh Instagram @nadiemmakarim bersama Deddy Corbuzier.

Dalam siaran langsung tersebut, Nadiem mengatakan alasannya mengapa dulu ia memutuskan untuk tidak bermain sosial media, salah satunya untuk menghindari banyaknya isu yang membuatnya tidak fokus.

Namun, kini ia mengatakan memerlukan media sosial untuk bisa menjangkau banyak aspirasi dari masyarakat di berbagai tempat sekaligus.

Baca juga: Nadiem: PJJ Berkepanjangan Berdampak Negatif bagi Siswa

"Setelah menjadi pejabat publik apalagi di masa krisis, saya perlu mendengar langsung dari masyarakat, saya perlu mendengar situasi real-nya seperti apa, saya kan enggak bisa di semua tempat sekaligus, jadi saya ingin tahu hasil dari kebijakan, kondisi di masa pandemi, PJJ, apa saja keluhannya, apakah sosialisasi kebijakan diterima," papar Nadiem.

Tanpa adanya umpan balik, lanjut dia, maka ia tak punya cara untuk mendengar masukan langsung sehingga bisa membuatnya berpotensi menjadi menteri yang tidak efektif seperti yang seharusnya.

Meski begitu, Nadiem tak menampik bila Instagram akan membuatnya lebih banyak menerima kritik.

"Ada masukan, ada hujatan, ada yang konstruktif, ada juga yang tidak konstruktif, paling tidak saya bisa menyisir mana poin-poin yang bisa menjadi pembelajaran bagi saya sebagai menteri muda," paparnya.

"Hinaan itu juga pembelajaran, menambah kekebalan kita."

Baca juga: Tatap Muka di Zona Hijau dan Kuning, Kemendikbud: Ini Pilihan, Bukan Kewajiban

Kelola akun sendiri

Menariknya, Nadiem mengatakan bahwa akunnya tersebut akan ia kelola sendiri, bukan dikelola oleh staf. Kecuali untuk foto yang ia tidak bisa ambil sendiri.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X