Kompas.com - 18/08/2020, 15:46 WIB
Museum Basoeki Abdulah menyelenggarakan kegiatan Pameran Seni Rupa mengangkat tema ?Semesta Perempuan?, 25 September hingga 25 Oktober 2020 di Ruang Pamer Museum Basoeki Abdullah, Fatmawati, Jakarta Selatan.
DOK. KEMENDIKBUDMuseum Basoeki Abdulah menyelenggarakan kegiatan Pameran Seni Rupa mengangkat tema ?Semesta Perempuan?, 25 September hingga 25 Oktober 2020 di Ruang Pamer Museum Basoeki Abdullah, Fatmawati, Jakarta Selatan.

KOMPAS.com - Perempuan sebagai sumber inspirasi merupakan tema klasik yang sudah ada, bahkan sejak peradaban hadir. Tema ini semakin menguat saat perempuan menjadi garda terdepan keluarga dalam menghadapi pandemi global Covid-19.

Berangkat dari pemikiran tersebut, Museum Basoeki Abdulah menyelenggarakan kegiatan Pameran Seni Rupa mengangkat tema ”Semesta Perempuan’, 25 September hingga 25 Oktober 2020 di Ruang Pamer Museum Basoeki Abdullah, Fatmawati, Jakarta Selatan.

Melalui rilis resmi Kemendikbud (18/8/2020), Museum Basoeki Abdullah mengundang para perupa meneguhkan atau bahkan mengembangkan tentang tema tersebut.

Pameran diikuti 15 (lima belas) perupa dari berbagai wilayah di tanah air di mana seluruh karya yang dipamerkan merupakan karya seni lukis diatas kanvas dengan eksplorasi beragam media mulai dari cat minyak, cat akrilik, bolpoint.

Baca juga: Kolaborasi Apik Raisa, Isyana dan Gita Bahana Nusantara di Konser Kemerdekaan

Perempuan sebagai inspirasi

Karya yang dipamerkan sebagian besar merupakan karya terbaru, tahun 2020, yang khusus diciptakan perupa pada pameran ini dengan mengangkat berbagai dinamika sosial budaya yang tengah terjadi, termasuk di dalamnya tema kemanusiaan: Pandemi Covid 19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Museum Basoeki Abdullah Maeva Salmah menyampaikan tema ini bertujuan mengangkat keistimewaan perempuan bukan hanya dari sisi kecantikan fisik namun juga dalam karakter sifat.

"Tema perempuan dalam karya lukis Basoeki Abdulah bukan semata menghadirkan kecantikan tubuh perempuan melalui lukisan potret, melainkan menghadirkan sosok perempuan dalam konteks mikrokosmos yang terkait dengan karakter sifat dan kehidupan manusia dan makrokosmos," jelasnya.

Sementara itu, dalam pengantar kuratorialnya, Citra Smara Dewi, menekankan pentingnya keterlibatan perupa-perupa luar Jawa Bali dalam pameran ini untuk memberi kesempatan perupa-perupa Nusantara menampilkan karya terbaiknya, meski di tengah pandemi yang tengah berlangsung.

“Semua generasi hadir, tentu tujuannya memberi kesempatan perupa-perupa nusantara untuk menampilkan karya terbaiknya. Pastinya langkah dan upaya komitmen Museum Basoeki Abdullah mencari dan mempertahankan bakat dan minat terhadap seni rupa,” jelasnya.

Ia menambahkan, "dengan berbagai ideologi dan latar belakang sosial budaya, kita dapat
melihat bagaimana sosok perempuan hadir sebagai sumber inspirasi berkarya dari para seniman lintas kultural."

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.