Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapan Waktu yang Tepat Menyembelih Hewan Kurban?

Kompas.com - 28/06/2023, 08:15 WIB
Dandy Bayu Bramasta,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kementeran Agama (Kemenag) telah menetapkan hari raya Idul Adha 1444 H atau 2023 Masehi jatuh pada Kamis (29/6/2023).

Penetapan tersebut berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar pada Minggu (18/6/2023).

Berbeda dengan pemerintah, Muhammadiyah menetapkan hari raya Idul Adha 1444 H jatuh pada Rabu (28/6/2023).

Hal itu sesuai Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2023 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1444 H.

Baca juga: Apa Itu Sapi Limosin yang Dipilih Jokowi untuk Kurban Idul Adha?


Baca juga: MUI Keluarkan Panduan Pelaksanaan Kurban Saat Idul Adha 2023, Apa Saja Isinya?

Lantas, kapan waktu yang tepat menyembelih hewan kurban?

Waktu terbaik menyembelih hewan kurban

Diberitakan Kompas.com (10/7/2022), penyembelihan hewan kurban dilaksanakan pada waktu yang disyariatkan, yaitu pada hari raya Idul Adha dan hari tasyrik.

Hari raya Idul Adha 2023 jatuh pada 10 Zulhijah, sementara hari tasyrik jatuh pada 11, 12, dan 13 Zulhijah.

Artinya, penyembelihan hewan kurban dapat dilaksanakan pada 29 Juni-2 Juli 2023.

Baca juga: Ucapan Idul Adha 2023 dan Link Download Twibbon Hari Raya Kurban

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh juga mengatakan hal yang sama.

"Waktu penyembelihan (hewan) kurban itu mulai dari usai shalat Idul Adha hingga hari ketiga tasyriq," ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (27/6/2023).

Dengan demikian, lanjut dia, waktu penyembelihan hewan kurban membentang selama empat hari.

"Keluasan waktu ini perlu dioptimalkan untuk menghindari penumpukan," terang Asrorun.

Baca juga: Rincian Harga Sapi dan Kambing Kurban 2023

Bagaimana dengan Muhammadiyah?

Sapi jenis limosin milik peternak asal Cianjur, Jawa Barat, yang dipesan Presiden Jokowi untuk hewan kurban tahun iniIstimewa untuk Kompas.com Sapi jenis limosin milik peternak asal Cianjur, Jawa Barat, yang dipesan Presiden Jokowi untuk hewan kurban tahun ini

Meski telah menetapkan hari raya Idul Adha jatuh pada 28 Juni 2023, Muhammadiyah mengimbau warganya untuk menyembelih hewan kurban pada 29 Juni 2023.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti mengatakan, perayaan Idul Adha adalah momen yang sangat berarti bagi umat Islam, termasuk warga Muhammadiyah dalam menghormati pengorbanan Nabi Ibrahim.

Dalam merayakan Idul Adha, Mu'ti mengajak seluruh warganya untuk mempertahankan nilai-nilai keagamaan dan semangat persaudaraan.

Karena itu, Mu'ti mengusulkan agar warga Muhammadiyah melaksanakan penyembelihan dan pembagian daging hewan kurban pada Kamis, 29 Juni 2023.

"Alangkah baiknya penyembelihan hewan kurban dan pembagiannya dilaksanakan pada 29 Juni atau setelahnya sebagai wujud toleransi dan saling menghormati," kata Mu'ti, dikutip dari laman muhammadiyah.or.id.

Kompas.com telah mendapatkan izin dari Abdul Mu'ti untuk mengutip pernyataannya tersebut.

Baca juga: Sudah Putuskan Idul Adha 28 Juni 2023, Muhammadiyah Imbau Warganya Sembelih Kurban pada 29 Juni, Apa Alasannya?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Cara Memindahkan Foto dan Video dari iPhone ke MacBook atau Laptop Windows

Cara Memindahkan Foto dan Video dari iPhone ke MacBook atau Laptop Windows

Tren
Video Viral Pusaran Arus Laut di Perairan Alor NTT, Apakah Berbahaya?

Video Viral Pusaran Arus Laut di Perairan Alor NTT, Apakah Berbahaya?

Tren
Sosok Rahmady Effendi Hutahaean, Eks Kepala Kantor Bea Cukai Purwakarta yang Dilaporkan ke KPK

Sosok Rahmady Effendi Hutahaean, Eks Kepala Kantor Bea Cukai Purwakarta yang Dilaporkan ke KPK

Tren
Harta Eks Kepala Bea Cukai Purwakarta Disebut Janggal, Benarkah Hanya Rp 6,3 Miliar?

Harta Eks Kepala Bea Cukai Purwakarta Disebut Janggal, Benarkah Hanya Rp 6,3 Miliar?

Tren
5 Potensi Efek Samping Minum Susu Campur Madu yang Jarang Diketahui

5 Potensi Efek Samping Minum Susu Campur Madu yang Jarang Diketahui

Tren
5 Penyebab Anjing Peliharaan Mengabaikan Panggilan Pemiliknya

5 Penyebab Anjing Peliharaan Mengabaikan Panggilan Pemiliknya

Tren
8 Fakta Penggerebekan Laboratorium Narkoba di Bali, Kantongi Rp 4 Miliar

8 Fakta Penggerebekan Laboratorium Narkoba di Bali, Kantongi Rp 4 Miliar

Tren
UPDATE Banjir Sumbar: 50 Orang Meninggal, 27 Warga Dilaporkan Hilang

UPDATE Banjir Sumbar: 50 Orang Meninggal, 27 Warga Dilaporkan Hilang

Tren
Rusia Temukan Cadangan Minyak 511 Miliar Barel di Antarktika, Ancam Masa Depan Benua Beku?

Rusia Temukan Cadangan Minyak 511 Miliar Barel di Antarktika, Ancam Masa Depan Benua Beku?

Tren
Duduk Perkara Kepala Bea Cukai Purwakarta Dibebastugaskan, Buntut Harta Kekayaan Tak Wajar

Duduk Perkara Kepala Bea Cukai Purwakarta Dibebastugaskan, Buntut Harta Kekayaan Tak Wajar

Tren
Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Anda Latihan Beban Setiap Hari

Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Anda Latihan Beban Setiap Hari

Tren
Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka Besok, Berikut Link, Jadwal, Formasi, dan Cara Daftar

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka Besok, Berikut Link, Jadwal, Formasi, dan Cara Daftar

Tren
Ramai soal Ribuan Pendaki Gagal 'Muncak' di Gunung Slamet, PVMBG: Ada Peningkatan Gempa Embusan

Ramai soal Ribuan Pendaki Gagal "Muncak" di Gunung Slamet, PVMBG: Ada Peningkatan Gempa Embusan

Tren
Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Berhenti Minum Teh Selama Sebulan?

Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Berhenti Minum Teh Selama Sebulan?

Tren
Bisakah Hapus Data Pribadi di Google agar Jejak Digital Tak Diketahui?

Bisakah Hapus Data Pribadi di Google agar Jejak Digital Tak Diketahui?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com