Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramai soal "Kencing Hitam" Disebut sebagai Sebab Kematian Seseorang, Apa Itu?

Kompas.com - 01/01/2021, 09:05 WIB
Retia Kartika Dewi,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebuah unggahan foto yang menampilkan "Daftar Nama Digoelis yang Meninggal Dunia Selama Pembuangan pada Zaman Hindia-Belanda" ramai di media sosial Twitter pada Rabu (30/12/2020).

Adapun foto tersebut diunggah oleh akun Twitter @menyangga.

Menurut pemberitaan Kompas.com (18/5/2015), Digoelis merupakan sebutan untuk orang buangan di Digoel.

Baca juga: Ramai soal Pengangkatan Guru Tidak Lagi Melalui Seleksi CPNS Mulai 2021, Benarkah?

Menurut sejarawan Anhar Gonggong, awal April 2015 silam, Digoel merupakan semacam kamp konsentrasi yang dibuat kolonial.

Tempatnya sangat terpencil di pinggir Sungai Digoel, yang banyak buaya ganasnya sehingga siapa pun akan sulit melarikan diri.

Boven Digoel terletak di pelosok Papua bagian selatan. Bagi para pejuang pergerakan, daerah itu adalah tempat pembuangan yang paling menyeramkan.

Baca juga: Ramai soal Kartu Prakerja Gelombang 12 Dibuka pada Januari 2021, Benarkah?

Baca juga: Ramai soal Dugaan Hasil Tes PCR Dijual Bebas, Ini Penjelasannya...

Dalam foto tersebut berisi informasi mengenai 27 nama, asal kelahiran, tanggal meninggal, dan penyebab kematian para Digoelis.

Namun, yang menjadi perhatian warganet yakni penyebab kematian yang dialami Digoelis bernama Moch Tojib.

Diketahui, Moch Tojib meninggal dunia dikarenakan kencing hitam.

Sejauh ini, unggahan tersebut telah di-retwit sebanyak 3.100 kali dan disukai sebanyak lebih dari 13.000 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Baca juga: Trending di Twitter, Mengenang 20 Tahun Kepergian Riyanto

Disebut merupakan penyakit malaria

Selain itu, dalam kolom komentar disebutkan bahwa kencing hitam sebenarnya merupakan gejala malaria.

Akun twitter @kaitokid01 mengatakan, kencing hitam adalah salah satu gejala patognomonik malaria yang disebut juga black water fever.

"Bisa jadi sebenarnya beliau juga kena malaria. Kencing hitam salah satu gejala patognomonik malaria, disebut juga black water fever~

Si malaria ngekostnya di sel darah merah, terus bikin meledug, akhirnya isi dalemannya sel darah merah ntu keluar semua lewat kencing jadi item~" tulis akun @kaitokid01 dalam twitnya.

Baca juga: Berawal dari Wabah Malaria, Ini Sejarah Hari Kesehatan Nasional

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Benarkah Pengobatan Gigitan Ular Peliharaan Tak Ditanggung BPJS Kesehatan?

Benarkah Pengobatan Gigitan Ular Peliharaan Tak Ditanggung BPJS Kesehatan?

Tren
Arkeolog Temukan Buah Ceri yang Tersimpan Utuh Dalam Botol Kaca Selama 250 Tahun

Arkeolog Temukan Buah Ceri yang Tersimpan Utuh Dalam Botol Kaca Selama 250 Tahun

Tren
Beroperasi Mulai 1 Mei 2024, KA Lodaya Gunakan Rangkaian Ekonomi New Generation Stainless Steel

Beroperasi Mulai 1 Mei 2024, KA Lodaya Gunakan Rangkaian Ekonomi New Generation Stainless Steel

Tren
Pindah Haluan, Surya Paloh Buka-bukaan Alasan Dukung Prabowo-Gibran

Pindah Haluan, Surya Paloh Buka-bukaan Alasan Dukung Prabowo-Gibran

Tren
3 Skenario Timnas Indonesia U23 Bisa Lolos ke Olimpiade Paris

3 Skenario Timnas Indonesia U23 Bisa Lolos ke Olimpiade Paris

Tren
Hak Angket Masih Disuarakan Usai Putusan MK, Apa Dampaknya untuk Hasil Pilpres?

Hak Angket Masih Disuarakan Usai Putusan MK, Apa Dampaknya untuk Hasil Pilpres?

Tren
Daftar Cagub DKI Jakarta yang Berpotensi Diusung PDI-P, Ada Ahok dan Tri Rismaharini

Daftar Cagub DKI Jakarta yang Berpotensi Diusung PDI-P, Ada Ahok dan Tri Rismaharini

Tren
'Saya Bisa Bawa Kalian ke Final, Jadi Percayalah dan Ikuti Saya... '

"Saya Bisa Bawa Kalian ke Final, Jadi Percayalah dan Ikuti Saya... "

Tren
Thailand Alami Gelombang Panas, Akankah Terjadi di Indonesia?

Thailand Alami Gelombang Panas, Akankah Terjadi di Indonesia?

Tren
Sehari 100 Kali Telepon Pacarnya, Remaja Ini Didiagnosis “Love Brain'

Sehari 100 Kali Telepon Pacarnya, Remaja Ini Didiagnosis “Love Brain"

Tren
Warganet Sebut Ramadhan Tahun 2030 Bisa Terjadi 2 Kali, Ini Kata BRIN

Warganet Sebut Ramadhan Tahun 2030 Bisa Terjadi 2 Kali, Ini Kata BRIN

Tren
Lampung Dicap Tak Aman karena Rawan Begal, Polda: Aman Terkendali

Lampung Dicap Tak Aman karena Rawan Begal, Polda: Aman Terkendali

Tren
Diskon Tiket KAI Khusus 15 Kampus, Bisakah untuk Mahasiswa Aktif?

Diskon Tiket KAI Khusus 15 Kampus, Bisakah untuk Mahasiswa Aktif?

Tren
Lolos ke Semifinal Piala Asia U23 2024, Indonesia Hentikan Rekor Korsel Lolos ke Olimpiade

Lolos ke Semifinal Piala Asia U23 2024, Indonesia Hentikan Rekor Korsel Lolos ke Olimpiade

Tren
6 Kelompok Orang yang Tidak Dianjurkan Mengonsumsi Kafein, Siapa Saja?

6 Kelompok Orang yang Tidak Dianjurkan Mengonsumsi Kafein, Siapa Saja?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com