Tips Menghadapi Varian Omicron Menurut Pakar Imunologi Unair

Kompas.com - 05/12/2021, 19:16 WIB
Ilustrasi varian Omicron membawa banyak mutasi virus corona. Studi baru, peneliti ungkap varian virus Omicron membawa mutasi dari gen virus flu biasa. SHUTTERSTOCK/Corona Borealis StudioIlustrasi varian Omicron membawa banyak mutasi virus corona. Studi baru, peneliti ungkap varian virus Omicron membawa mutasi dari gen virus flu biasa.

KOMPAS.com - Kemunculan virus Covid-19 varian baru Omicron menimbulkan kekhawatiran sekaligus kewaspadaan masyarakat dunia, terutama Indonesia menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Lebih dari 20 negara di dunia menyatakan temuan kasus varian Omicron sejak pertama kali diumumkan oleh para peneliti Afrika.

Terbaru, varian Omicron telah mencapai negara-negara tetangga Indonesia. Kementerian Kesehatan Malaysia mengumumkan kasus pertama Covid-19 varian Omicron pada Jumat (3/12/2021).

Sedangkan Kementerian Kesehatan Singapura juga menyatakan pada Kamis (2/12/2021). 

Baca juga: Varian Omicron Terdeteksi di Negara Tetangga, Epidemiolog: Bisa Masuk Indonesia dalam Waktu Dekat

Dua penumpang yang tiba di Singapura dari Afrika Selatan dengan penerbangan Singapore Airlines juga terdeteksi mendapatkan hasil tes 'awal positif' terinfeksi varian Omicron.

Tips menghadapi varian Omicron

Pakar Imunologi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Theresia Indah Budhy membagikan tips agar terhindar dari penularan Covid-19, termasuk varian baru tersebut.

1. Taat protokol kesehatan

Hal yang paling utama adalah masyarakat harus tetap menaati protokol kesehatan dan mendukung peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.

Baca juga: Tidak Kehilangan Indra Penciuman, Ini Gejala Covid-19 Varian Omicron

 

"Patuhi instruksi yang sudah dibuat, karena itu demi kebaikan kita," kata Theresia, Kamis (2/12/2021).

Ia mengingatkan, lonjakan kasus saat ditemukannya Covid-19 jenis Delta beberapa waktu lalu harus menjadi pelajaran penting bagi masyarakat Indonesia.

Meski Indonesia masuk dalam peringkat atas dunia dalam pemulihan Covid-19, dan tercatat sebagai negara Asia nomor satu dalam penanganan Covid-19, masyarakat tetap diminta mewaspadai penyebaran virus Covid-19.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.