Piala Thomas Terancam Tanpa Bendera Merah Putih, Boleh Indonesia Raya

Kompas.com - 17/10/2021, 17:53 WIB
Ilustrasi bendera merah putih, merah putih, Indonesia ShutterstockIlustrasi bendera merah putih, merah putih, Indonesia

KOMPAS.com - Menjelang laga final Piala Thomas 2020, bendera Merah Putih kemungkinan besar tidak akan berkibar di podium dikarenakan Indonesia dinilai "tidak patuh" oleh Badan Antidoping Dunia (WADA).

Kendati masuk dalam putaran final dijadwalkan pada hari ini, Minggu (17/10/2021) malam ini, kemungkinan besar Indonesia tidak boleh mengibarkan bendera Merah Putih di podium.

Meski demikian, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, memastikan bahwa lagu kebangsaan "Indonesia Raya" masih bisa dikumandangkan. 

"Iya, masih bisa menyanyikan Indonesia Raya," katanya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (17/10/2021) sore WIB.

Untuk menggantikan bendera Merah Putih, kontingen Indonesia akan mengibarkan bendera PBSI seperti yang dilakukan kontingen Thailand.

"Bendera NOC (National Olympic Committee) dipakai saat SEA Games, Asian Games. Selain kejuaraan itu, pakai bendera asosiasi," tuturnya.

Baca juga: Jelang Laga Final, Menilik Rekam Jejak Tim Indonesia di Piala Thomas

Kena sanksi WADA bersama Korea Utara dan Thailand

Dilansir dari Reuters, Jumat (8/10/2021), WADA menjatuhkan sanksi kepada Indonesia lantaran dianggap tidak mematuhi syarat dan prosedur antidoping.

WADA merupakan badan yang mengawasi penggunaan obat-obatan atau doping pada atlet-atlet di tiap negara.

Baca juga: Indonesia Terancam Sanksi WADA, 3 Event Bulu Tangkis di Bali Tetap Berlanjut

Terdapat 5 negara atau lembaga yang dinilai tidak patuh terkait masalah doping oleh WADA, antara lain:

  1. Federasi Bola Basket Internasional Tuli (DIBF)
  2. Organisasi Anti-Doping Nasional (NADO) Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK)
  3. NADO Indonesia atau Lembaga Antidoping Indonesia (LADI)
  4. Federasi Olahraga Gira Internasional (IGSF)
  5. NADO Thailand

Kelima negara atau lembaga tersebut akan mendapatkan sanksi sesuai dengan ketidakpatuhan yang dilakukannya.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.