Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Unggahan Viral, Rumah di Bandung Terbakar Diduga karena Petasan, Ini Kronologinya

Kompas.com - 08/04/2024, 08:30 WIB
Diva Lufiana Putri,
Mahardini Nur Afifah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Insiden kebakaran diduga akibat petasan melanda sebuah rumah di kawasan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat.

Melalui unggahan akun media sosial X (dulu Twitter) @prodsymk, pengunggah mengungkapkan kesedihannya karena lantai dua rumah tersebut hangus dilahap jago merah.

"Lemes… rumahku kebakaran. lt2 habis, termasuk kamar ku. laptop dan semua-semuanya habis kebakar," tulis pengunggah, Kamis (4/4/2024).

Unggahan yang memuat foto-foto serupa juga dibuat oleh saudara pengunggah melalui akun @ifaumaran, Kamis.

Tampak dalam cuitannya, kebakaran hanya menyisakan tembok dan puing-puing genting yang berserakan di lantai.

Hingga Senin (8/4/2024) pagi, unggahan terkait insiden kebakaran ini telah dilihat lebih dari 6,3 juta kali, ditandai 91.000 pengguna, dan diunggah ulang oleh lebih dari 17.000 warganet.

Lantas, bagaimana kronologi kejadiannya?

Baca juga: Marak Tragedi Ledakan Bahan Petasan, Ingat Lagi Aturan dan Ancaman Hukumannya


Kronologi rumah terbakar diduga karena petasan

Yuana (26), pengunggah pertama mengatakan, insiden kebakaran yang melanda rumahnya di daerah Sukajadi, Bandung, terjadi pada Kamis (4/4/2024) sekitar pukul 12.00 WIB.

"Untuk kronologi awalnya itu saya sekitar jam 12.00 WIB, setelah azan dzuhur, tadinya mau tidur siang tapi di luar berisik suara petasan," ujarnya, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/4/2024).

Sebelum peristiwa ini, menurut Yuana, anak-anak sekitar sering kali bermain petasan di depan rumah.

Ibu Yuana juga kerap menegur untuk tak bermain petasan. Namun, pada hari kejadian, tak ada teguran karena sang ibu sedang bekerja.

"Terus tiba-tiba suara petasan itu sudah nggak ada. Samar-samar saya dengar orang luar teriak, 'Kebakaran! Kebakaran!'," kata dia.

Yuana pun keluar kamar hendak menuju balkon rumah untuk melihat di mana kebakaran terjadi.

Kendati demikian, ternyata api justru berasal dari balkon rumahnya, tepatnya di tempat jemuran di lantai dua.

Saat itu, balkon penuh dengan baju, sprei, dan kain lain yang sedang dijemur. Ada pula lemari bekas yang berisi barang-barang dan baju bekas.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com