Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/06/2023, 19:15 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Revolusi industri memberikan banyak perubahan dan penemuan yang pada akhirnya semakin memudahkan manusia dalam melakukan sesuatu.

Momentum tersebut terjadi pada abad ke-18, di mana perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berhasil mengubah sebagian besar masyarakat agraris menjadi masyarakat yang terindustrialisasi.

Beberapa sektor yang mengawali revolusi ini, antara lain industri tekstil, besi dan baja, serta transportasi.

Baca juga: 5 Penemuan Penting dari Revolusi Industri, Apa Saja?

Lantas, bagaimana sejarah awal terjadinya revolusi industri?

Bermula di Inggris

Meskipun beberapa inovasi telah dikembangkan sejak tahun 1700-an, revolusi industri dimulai dengan sungguh-sungguh pada 1830-an dan 1840-an di Inggris.

Periode tersebut sering disebut sebagai Revolusi Industri pertama, untuk membedakannya dari periode kedua yang berlangsung dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Baca juga: Benarkah Thrifting Baju Impor Bekas Ganggu Industri Tekstil Lokal? Ini Kata Desainer dan Pengamat Mode

Dilansir Britannica, pada periode 1760 hingga 1830, revolusi industri sebagian besar terjadi hanya terbatas di Inggris.

Produksi barang yang awalnya dibuat dengan tangan, mulai diproduksi dalam jumlah massal oleh mesin-mesin di pabrik.

Melihat perkembangan tersebut, Inggris sempat melarang untuk mengekspor mesin, pekerja terampil, dan teknik manufaktur.

Namun, monopoli tersebut tidak bertahan lama, terutama karena beberapa warga Inggris melihat ada peluang industri yang menguntungkan di luar negeri.

Di sisi lain, sejumlah pengusaha Eropa berusaha memikat pengetahuan tentang industri Inggris ke negara mereka.

Baca juga: Digital Leadership untuk Hadapi Industri 5.0 dan Atasi Birokrasi Konservatif

Berkembang ke Eropa

Ilustrasi revolusi industri.Canva.com Ilustrasi revolusi industri.

Dua warga Inggris, William dan John Cockerill, kemudian membawa revolusi industri ke Belgia dengan mengembangkan bengkel mesin di Liège (c. 1807).

Akhirnya Belgia menjadi negara pertama di benua Eropa yang mengalami transformasi ekonomi. Sama seperti di Inggris, revolusi industri Belgia juga berpusat pada besi, batu bara, dan tekstil.

Hal itu disusul Prancis, yang akhirnya membuat mereka menjadi salah satu kekuatan industri pada 1848, dan berkembang cukup pesat.

Baca juga: Globalisasi Persaingan Industri Judi

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com