Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Dudi Rustandi
Dosen

Dosen Telkom University, meminati isu-isu kemanusian, media, dan kajian-kajian budaya.

Menjadi Haji (Selfie)

Kompas.com - 11/08/2022, 06:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

MUSIM haji telah usai. Namun, menyisakan banyak arsip dari beranda pertemanan pada media sosial. Sejak beberapa minggu lalu dipenuhi dengan foto-foto kolega yang sedang melaksanakan ibadah haji.

Bahkan saat tulisan ini disuting oleh penulis, masih terdapat kolega yang ber’senang’ ria berwisata di sekitar area berhaji.

Fenomena profanitas ruang sakral ini telah terjadi semenjak media sosial sangat populer dan menjadi ruang hiperrealitas bagi warga maya. Setiap aktivitas apapun pasti dijadikan sebagai status dan dibagian ke laman media sosial.

Tentu saja, fenomena tersebut tidak hanya berlaku bagi generasi internet, yang dikategorikan oleh Don Tapscot, berasal dari generai Y atau millenial (kisaran umur 42 s.d. 22) dan generasi Z yang saat ini sedang duduk di bangku SLTA dan kuliah.

Namun juga menular ke generasi X yang usianya berada pada rentang 43-54 tahun atau yang lahir antara 1965 - 1976.

Perilaku dan fenomena ini tidak hanya terjadi dalam dunia profan, namun juga menular ke dalam ruang yang seharusnya sakral, hanya urusan dirinya dengan Tuhan.

Tentu saja bukan hanya dalam urusan berhaji yang untuk sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai suatu yang prestise karena biaya dan kesempatannya tidak datang pada setiap Muslim.

Bahkan yang mampu secara harta pun belum tentu memiliki nisob untuk menunaikan ibadah haji.

Pada jenis ibadah lainnya, misalnya jika saya kebetulan bangun pagi buta, muncul linimasa WhattsApp yang berbagi status akan melaksanakan shalat tahajud. Begitu juga lini masa yang mengajak untuk segera bangun dan shalat subuh.

Musim Haji tahun ini atau 1443 H/ 2022 M perilaku dan fenomena di atas juga tidak jauh berbeda. Lini masa medsos banyak bertebaran dengan berbagai unggahan lokasi Saudi Arabia yang menjadi tempat berhaji.

Di antara unggahan tersebut ada yang mengenang lini masa tahun lalu, saat seseorang tersebut menunaikan ibadah haji.

Ada juga yang mengunggah foto diri saat melaksanakan ibadah umrah dengan latar belakang kabah. Yang lain baru mengunjungi padang arafah dan berswafoto dengan latarnya.

Fenomena inipun menjadi perhatian dari ulama untuk tidak terlalu berlebihan dalam berswafoto.

Pada sisi lain, jamaah juga dengan bangga berfoto dengan menggunakan atribut kelompok. Seperti diberitakan Kompas TV, yang menyoroti jamaah berfoto dengan menggunakan atribut yang dapat mengganggu jamaah lainnya.

FOMO

Bagi David dan Jonah Stillman, karakter yang seharusnya melekat pada generasi Z tersebut merupakan sebuah perilaku yang tidak ingin tertinggal setiap ekspresinya diketahui oleh orang lain.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com