Kompas.com - 29/06/2022, 06:34 WIB

KOMPAS.com - Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn memberikan penjelasan perihal twit viral berisi informasi mengenai adanya surat terkait perubahan tarif transaksi di media sosial pada Senin (27/6/2022).

Menurut dia, surat terkait perubahan tarif transaksi yang beredar di media sosial tersebut bukanlah surat resmi dari BCA.

"Surat terlampir adalah aksi penipuan. Surat tersebut bukan surat resmi dari BCA," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Cara Cek dan Isi Saldo E-Toll Mandiri dan BCA

Baca juga: Ramai soal Uang Nasabah Raib Rp 135 Juta, Ini Penjelasan BCA dan Penyelesaian Kasusnya

Hati-hati penipuan

Hera mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan BCA.

Menurut dia, alamat resmi BCA bukan seperti yang tertulis pada surat palsu tersebut.

"Dari alamat sudah tidak sesuai," lanjutnya.

Apabila mendapatkan surat yang mencurigakan dan mengatasnamakan BCA, pihaknya meminta masyarakat untuk menghubungi kantor cabang BCA setempat.

Baca juga: Ramai soal Ronaldinho dan Mengenal Apa Itu Trofeo Sepak Bola?

Kemudian, pengaduan juga bisa dilakukan melalui WhatsApp Halo BCA di nomor 0811 1500 998.

"Nasabah dapat menghubungi kantor cabang atau melalui HaloBCA 1500888," kata Hera.

Selain itu, apabila menemukan surat mencurigakan juga bisa dilaporkan melalui akun media sosial BCA di:

Baca juga: Viral, Video Motor Dicuri Saat Terparkir di SPBU, Ini Penjelasan Pertamina

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.