Kompas.com - 08/10/2021, 07:52 WIB
Mobil-mobil mengantre di luar pompa bensin Leicester, Inggris, Sabtu (25/9/2021). Kelangkaan BBM di Inggris terjadi karena kurangnya pengemudi truk untuk mengangkut bahan bakar, dampak dari Brexit dan pandemi Covid-19 PA PHOTO/MIKE EGERTON via APMobil-mobil mengantre di luar pompa bensin Leicester, Inggris, Sabtu (25/9/2021). Kelangkaan BBM di Inggris terjadi karena kurangnya pengemudi truk untuk mengangkut bahan bakar, dampak dari Brexit dan pandemi Covid-19

 

Inggris hapus 47 negara daftar merah Covid-19

Pemerintah Inggris mengonfirmasi akan menghapus 47 negara dan wilayah dari daftar merah mulai 11 Oktober, sehingga memudahkan lebih banyak orang bepergian ke luar negeri.

Dengan dilakukan penghapusan ini, hanya tersisa 7 negara tujuan yang masuk dalam daftar merah, yaitu Kolombia, Republik Dominika, Ekuador, Haiti, Panama, Peru, dan Venezuela.

Penumpang yang kembali ke Inggris dari tujuan selain ketujuh negara tersebut tidak lagi diharuskan memasuki karantina, bagi orang yang telah sepenuhnya divaksinasi dan melakukan tes PCR.

Melansir situs resmi gov.uk, penumpang lain yang tidak sepenuhnya divaksinasi dengan vaksin resmi yang kembali dari tujuan negara non-merah, tetap mengikuti tes pra keberangkatan, tes hari ke-2 dan ke-8, serta menyelesaikan isolasi mandiri selama 10 hari.

Sementara itu, pelancong yang memenuhi syarat yang divaksinasi di lebih dari 37 negara dan wilayah baru termasuk Brasil, Ghana, Hong Kong, India, Pakistan, Afrika Selatan, dan Turki, juga akan diperlakukan sama seperti warga Inggris, selama belum mengunjungi negara atau wilayah daftar merah dalam 10 hari sebelum tiba di Inggris.

Adapun penumpang bukan pelancong yang memenuhi syarat dengan vaksin resmi yang datang dari tujuan dunia lainnya, tetap mengikuti tes pra keberangkatan, tes hari ke-2 dna ke-8, serta menyelesaikan isolasi mandiri 10 hari.

Daftar negara dengan bukti vaksinasi Covid-19 yang disetujui di Inggris dapat diakses di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.