Jaya Suprana
Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Mewujudkan Kemanusiaan dan Keadilan di Cakung

Kompas.com - 07/10/2021, 21:16 WIB
Replika Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung, Jakarta Timur. KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADReplika Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung, Jakarta Timur.

PARA warga Bukit Duri menangis akibat merasa sedih pada Kamis 28 September 2016. Namun, lima tahun lebih sembilan hari kemudian, Kamis 7 Oktober 2021, para warga Bukit Duri menangis akibat merasa bahagia pada.

Hari bahagia

Kamis 28 September 2016 merupakan hari penggusuran Bukit Duri secara sempurna melanggar hukum di kawasan Bukit Duri, sementara Kamis 7 Oktober 2021 merupakan hari peletakan batu pertama pembangunan kampung susun produktif tumbuh di kawasan pemukiman Pulojahe, Cakung, Jatinegara, Jakarta Timur sebagai pengganti rumah warga Bukit Duri yang telah digusur.

Baca juga: Resmikan Pembangunan Kampung Susun Cakung untuk Korban Penggusuran, Anies: Kota Ini Milik Semua...

 

Peletakan batu pertama pembangunan kampung susun produktif Cakung diresmikan Pemprov DKI Jakarta sebagai pewujudan keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Tinggi (PT) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang ketiga-tiganya memenangkan warga Bukit Duri dalam gugatan terhadap Pemprov DKI Jakarta.

Patuh hukum

Sungguh mengharukan bahwa terbukti Pemprov DKI Jakarta tidak memanfaatkan hak hukum untuk naik banding namun tulus menerima keputusan Majelis Hakim PN, PT dan PTUN.

Penghargaan dan penghormatan layak diberikan kepada Pemprov DKI Jakarta yang secara sempurna serta nyata mematuhi hukum serta hak asasi manusia mau pun agenda pembangunan berkelanjutan yang telah disepakati para negara anggota PBB termasuk Indonesia sebagai pedoman pembangunan planet bumi abad XXI tanpa mengorbankan alam serta menyengsarakan manusia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wong cilik

Dalam pidato sambutan peletakan batu pertama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, desain arsitek rumah susun produktif tumbuh Cakung merupakan mahakarya tim arsitek di bawah pimpinan arsitek Yu Sing.

Desain kampung susun ini sama sekali beda dengan desain pembangunan rumah susun yang semula dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Desain eksterior mau pun interior kampung susun produktif tumbuh merupakan contoh teladan untuk pembangunan kampung susun yang bukan sekadar sebagai tempat berteduh dan tempat beristirahat namun juga sekaligus tempat bekerja.

Desain pembangunan kampung susun produktif tumbuh Cakung memang dibuat sedemikian rupa sehingga memang lebih berpihak ke wong cilik termasuk pedagang kaki lima (PKL) ketimbang wong elite.

Pelaksana pembangunan adalah PT Duta Pertiwi sebagai anak perusahaan kelompok usaha Sinar Mas.

Fakta membuktikan bahwa sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Indonesia bukan sekedar dihafal untuk diucapkan namun benar-benar nyata diwujudkan menjadi kenyataan di Cakung. 

Merdeka!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.