Kompas.com - 21/08/2021, 12:25 WIB
Proyek tanggul pengaman pantai Jakarta. Kementerian PUPRProyek tanggul pengaman pantai Jakarta.

KOMPAS.com - Kepala Laboratorium Geodesi Institut Teknologi Bandung (ITB) Heri Andreas, mengingatkan potensi tsunami hingga 20 meter di selatan Jawa.

Berdasarkan hasil pemodelan, gelombang tsunami dapat menerjang pesisir Jakarta hingga ketinggian 1,5 meter.

Berdasarkan hasil simulasi model, run up tsunami dapat mencapai sebagian besar Pluit, Ancol, Gunung Sahari, Kota Tua, hingga Gajah Mada.

"Kalau kami perhatikan modelnya ternyata nyaris menyentuh Istana," ungkap Heri dikutip dari Kompas.com (20/8/2021). 

Baca juga: ITB: Potensi Tsunami 20 Meter akibat Megathrust Selatan Jawa, Kota Tua hingga Istana Negara Bisa Kena Dampaknya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapan kemungkinan terjadinya tsunami?

Disinggung mengenai kemungkinan potensi munculnya tsunami tersebut, Heri menjelaskan, hingga kini belum ada ilmuwan yang bisa memprediksi kapan datangnya gempa.

Hal itu karena itu tsunami akibat gempa megathrust tidak bisa diprediksi kapan waktunya.

Namun, karena gempa bumi sifatnya berulang, sehingga gempa yang telah terjadi akan terjadi lagi di masa kini dan yang akan datang. Secara bahasa keilmuannya disebut earthquake cycle.

"Bisa besok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan, bisa kapan saja," ujar Heri saat dihubungi Kompas.com melalui telepon seluler, Kamis (20/8/2021) malam.

Ketua Lembaga Riset Kebencanaan Ikatan Alumni (IA-ITB) ini menyebutkan, salah satu sumber gempa bumi adalah megathrust selatan Jawa.

Megathrust ini dapat menghasilkan gempa dengan kekuatan sangat besar dan saat ini tengah berada di ujung siklus atau perulangan.

"Dengan kata lain berpeluang terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi," tutur dia.

Pihaknya juga menjelaskan, data GNSS (Global Navigation Satellite System) mengkonfirmasi adanya akumulasi energi di bagian megathrust Selat Sunda hingga Pelabuhan Ratu dan selatan Parangtritis hingga selatan Pantai Jawa Timur.

"Jika gempa terjadi kekuatannya dapat mencapai 8.7 Mw hingga 9.0 Mw dan bisa jadi diikuti tsunami hingga 20 meter tingginya," ucap dia.

Baca juga: Potensi Tsunami dan Pentingnya Tanggul Pantai di Jakarta, Ini Penjelasan Ahli ITB

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.