Viral, Video Orangutan "Jalan-jalan" Masuk Permukiman Warga di Kalimantan, BKSDA: Habitatnya Rusak

Kompas.com - 09/06/2021, 14:30 WIB

Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga pada Senin (7/6/2021) malam.

Keesokan harinya, sekitar pukul 11.00 waktu setempat, petugas BKSDA langsung menuju ke lokasi bersama dokter hewan dari Borneo Orangutan Survival Foundation.

"Saat ini sedang ditangani oleh tim kami. Karena di sana susah sinyal, kami belum menerima informasi selanjutnya," ujarnya kepada Kompas.com saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (9/6/2021) siang.

Oleh karena itu, Gressya belum bisa memberikan keterangan lebih rinci mengenai kronologi peristiwa tersebut lantaran masih menunggu informasi dari tim yang ada di lapangan.

Baca juga: Viral Driver Ojol 59 Tahun Dibegal, Motor dan Uang Dirampas, Ini Keterangan Polisi dan Gojek

Habitatnya rusak

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, jalan menuju Desa Loesan, Kecamatan Muara Komam memang tidak mudah untuk dilalui.

"Yang jelas kemarin dari Balikpapan jam 11.00, Maghrib baru masuk Muara Komam. Medannya memang sulit dan berat," ujarnya.

Secara umum, Gressya menjelaskan, penyebab masuknya orangutan ke tengah-tengah permukiman warga biasanya karena habitatnya yang terganggu atau bahkan telah rusak.

"Ya seperti biasanya, kalau satwa sudah tidak ada habitatnya atau habitatnya rusak, dia (satwa) akan keluar mau cari makan," jelasnya.

Di satu sisi, Gressya juga menyayangkan sikap warga yang justru memberi makan dan minum serta mengerubungi orangutan itu.

Seharusnya, warga tidak melakukan hal tersebut.

"Masyarakat seharusnya jangan kasih makan dan minum, harus dihindari, jangan dikerubungi karena bisa saja membawa penyakit seperti hepatitis," ujar dia.

Baca juga: Video Viral Pria Berbaju Kostrad Peragakan dan Sebut Ada Medan Magnet di Bekas Suntikan Vaksin Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.