Mengenal 3 Varian Baru Virus Corona yang Diduga Lebih Menular dan Sudah Masuk ke Indonesia

Kompas.com - 06/05/2021, 20:05 WIB
Sejumlah warga negara asing (WNA) dengan menggunakan baju hazmat tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (2/1/2021). Guna mencegah masuknya varian baru virus corona, Pemerintah Indonesia melarang seluruh WNA masuk wilayah Indonesia mulai 1 Januari hingga 14 Januari 2021 kecuali WNA yang memegang visa diplomatik, visa dinas yang terkait kunjungan resmi pejabat asing setingkat menteri ke atas, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas serta pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP). ANTARA FOTO/Fauzan/wsj. ANTARA FOTO/FAUZANSejumlah warga negara asing (WNA) dengan menggunakan baju hazmat tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (2/1/2021). Guna mencegah masuknya varian baru virus corona, Pemerintah Indonesia melarang seluruh WNA masuk wilayah Indonesia mulai 1 Januari hingga 14 Januari 2021 kecuali WNA yang memegang visa diplomatik, visa dinas yang terkait kunjungan resmi pejabat asing setingkat menteri ke atas, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas serta pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP). ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.

KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi adanya tiga varian baru virus corona yang telah masuk ke Indonesia.

Adapun varian-varian itu yakni varian B.1.1.7 asal Inggris, varian mutasi ganda B.1.617 asal India, dan varian B.1.351 asal Afrika Selatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengungkapkan, varian baru ini juga telah merebak dari laporan 16 kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Terdeteksi di 5 Provinsi, Mana Saja?

Menurutnya, varian baru ini termasuk sebagai kategori varian of concern atau mutasi yang memang sangat diperhatikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pasalnya, dampak penularan yang diakibatkan oleh ketiga varian baru itu dinilai lebih besar.

Lantas, apa saja karakteristik dari masing-masing tiga varian virus corona yang baru merebak di Indonesia tersebut?

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Update Covid-19 di Indonesia: Pulau Jawa Kembali Masuk Zona Merah, Mana Saja?

Varian B.1.1.7

Ilustrasi varian baru virus corona B.1.1.7SHUTTERSTOCK/Imilian Ilustrasi varian baru virus corona B.1.1.7

Dilansir dari Kompas.com (4/3/2021), virus corona varian B.1.1.17 dinilai lebih mudah menyebar dan lebih mematikan daripada varian sebelumnya.

Virus ini pertama kali terdeteksi di Inggris pada November 2020, dan saat ini setidaknya sudah menyebar di 76 negara lain di dunia.

Saat varian B.1.1.7 merebak di Inggris, para peneliti mendeteksi tanda-tanda bahwa orang yang terinfeksi varian baru ini memiliki risiko kematian yang lebih tinggi.

Baca juga: Daftar Negara yang Konfirmasi Varian Baru Virus Corona B.1.1.7

Sebuah analisis dari Skotlandia menunjukkan, kemungkinan orang yang terinfeksi B.1.1.7 yang dirawat di rumah sakit sebesar 65 persen lebih tinggi ketimbang mereka yang terinfeksi varian sebelumnya.

Sementara, mereka yang terkena B.1.1.7 juga memiliki kemungkinan 37 persen lebih tinggi untuk meninggal dunia.

Adapun gejala-gejala dari seseorang yang terinfeksi varian B.1.1.7, antara lain:

  • Demam
  • Batuk
  • Sulit bernapas
  • Menurunnya fungsi indera pengecap dan penciuman
  • Keluhan pada saluran pencernaan

Tidak hanya menimbulkan risiko kematian tinggi, varian B.1.1.7 juga memiliki tingkat reproduksi 0.5 kali lebih tinggi dari varian virus corona "normal".

Baca juga: 7 Gejala Terinfeksi Varian Baru Virus Corona B.1.1.7

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X