Kompas.com - 03/05/2021, 11:00 WIB
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunardi (tengah) dan jajaran direksi Bank Syariah Indonesia Dok. Bank Syariah IndonesiaDirektur Utama Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunardi (tengah) dan jajaran direksi Bank Syariah Indonesia

KOMPAS.com – Tiga bank syariah yakni BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah telah resmi merger menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) .

Melansir dari laman Setkab, keberadaan PT Bank Syariah Indonesia ini juga telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, pada 1 Februari 2021 lalu.

“Status ini sudah menjadi salah satu identitas global Indonesia dan menjadi salah satu kebanggaan kita. Maka, sudah sewajarnya Indonesia menjadi salah satu negara yang terdepan dalam hal perkembangan ekonomi syariah,” kata Presiden dikutip dari laman tersebut.

Baca juga: Merger Bank Syariah Indonesia, Perlukah Nasabah Migrasi Rekening?

Migrasi rekening nasabah

Terkait dengan adanya merger ketiga bank tersebut, proses migrasi ketiga bank syariah itu akan dilakukan secara bertahap yang dilakukan mulai 1 Februari hingga 1 Oktober 2021 mendatang.

Nantinya seluruh jaringan Bank Syariah Indonesia diharapkan bisa terintergrasi pada 1 November 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun selama periode tersebut, nasabah Bank BNI Syariah dan BRI Syariah dapat mulai melakukan migrasi rekening BSI.

Nantinya nasabah Bank BNI Syariah dan BRI Syariah akan dihubungi untuk melakukan migrasi rekening ke BSI.

“Dalam periode tersebut nasabah bank asal (BNI Syariah dan BRI Syariah) secara bertahap akan dihubungi untuk melakukan migrasi rekening ke Bank Syariah Indonesia,” ujar Corporate Secretary & Communication Group BSI Rosalina Dewi dihubungi Kompas.com, Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui Seputar Bank Syariah Indonesia

Cara migrasi

Proses migrasi nantinya bisa dilakukan secara digital menggunakan aplikasi BSI Mobile atau datang langsung ke kantor cabang BSI.

"Adapun proses migrasi rekening, bisa dilakukan secara digital dengan aplikasi BSI Mobile, maupun hadir langsung ke kantor cabang BSI," ujar Rosalina.

Migrasi rekening juga bisa dilakukan melalui call center 14040, WhatsApp Business BSI, live chat Aisyah dan mesin ATM. Berikut penjelasan cara migrasi lebih rinci: 

1. Call Center 14040

Pertama adalah migrasi melalui Call Center 14040, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Hubungi Bank Syariah Indonesia Call Center di 14040
  2. Tekan angka 2 untuk Layanan Bank Syariah Indonesia
  3. Tekan angka 1 untuk Transaksi Jasa
  4. Kembali tekan angka 2 untuk aktivasi BSI Mobile
  5. Tersambung dengan petugas pusat panggilan
  6. Verifikasi data
  7. Kode aktivasi BSI Mobile akan diterima nasabah melalui SMS
  8. Download BSI mobile melalui Appstore atau Playstore
  9. Aktivasi BSI mobile menggunakan kode aktivasi yang telah diterima
  10. Migrasi rekening telah berhasil

2. WhatsApp BSI

Cara selanjutnya adalah dengan membalas WhatsApp Business BSI. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Anda akan menerima pesan WhatsApp dari Bank Syariah Indonesia
  2. Balas pesan tersebut dengan "Aktivasi BSI Mobile"
  3. Isi lah form aktivasi BSI Mobile
  4. Kode aktivasi BSI mobile akan dikirimkan melalui SMS
  5. Unduh BSI mobile melalui Appstore atau Playstore
  6. Aktivasi BSI mobile menggunakan kode aktivasi yang telah diterima
  7. Migrasi rekening telah berhasil

3. Live Chat Aisyah

Cara ketiga adalah dengan melakukan chat secara langsung melalui layanan Chat Aisyah, berikut ini caranya:

  1. Masuk ke laman www.bankbsi.co.id, pilih menu Live Chat
  2. Isi nama, alamat email, dan nomor hp yang terdaftar di bank
  3. Ketik "Aktivasi BSI Mobile" dan masukkan data yang dibutuhkan
  4. Kode aktivasi BSI mobile akan dikirimkan melalui SMS
  5. Unduh BSI mobile melalui Appstore atau Playstore
  6. Aktivasi BSI mobile menggunakan kode aktivasi yang telah diterima
  7. Migrasi rekening telah berhasil

4. Mesin ATM

  1. Masuk ke menu "Transfer" pilih lah bank tujuan selain Banksyariah Mandiri, BRI Syariah, atau BNI Syariah.
  2. Masukkan nominal transfer yang Anda inginkan
  3. Pada kode referensi, masukkan kode "99" diikuti nomor hp yang terdaftar di bank
  4. Pastikan nama dan kode referensi Anda benar
  5. Kode aktivasi BSI mobile akan dikirimkan melalui SMS
  6. Unduh BSI mobile melalui Appstore atau Playstore
  7. Aktivasi BSI mobile menggunakan kode aktivasi yang telah diterima

Migrasi dengan mendatangi kantor cabang

Jika Anda akan melakukan migrasi rekening dengan cara offline atau datang langsung ke kantor cabang BSI, maka hal pertama yang harus Anda pastikan adalah tanggal Jadwal Integrasi kantor cabang tempat Anda membuka rekening.

Untuk mengetahui jadwal pastinya, Anda dapat mengeceknya ke laman www.bankbsi.co.id.

Selanjutnya, Anda harus membawa sejumlah dokumen pendukung saat melakukan kunjungan untuk migrasi rekening ke BSI.

Dokumen tersebut meliputi: KTP/paspor asli, buku tabungan, dan NPWP (jika ada).

Apabila saat ini Anda tinggal di kota yang berbeda dari tempat Anda membuka rekening, maka Anda dapat mengunjungi Kantor Cabang BSI ex Kantor Cabang Bank Syariah Mandiri.

Jadwal Integrasi BSI

Sementara itu, BSI dalam laman resminya juga menjelaskan mengenai jadwal integrasi di kantor cabang BSI.

“Nasabah Bank Syariah Indonesia dapat memigrasikan rekening BRISyariah dan BNI Syariah sesuai jadwal integrasi kantor cabang terlampir,” tulis pengumuman tersebut.

Adapun terkait daftar dan jadwal integrasi Kantor Cabang BSI bisa disimak selengkapnya dalam link jadwal integrasi Bank Syariah Indonesia.

Baca juga: BSI Resmi Beroperasi, Berikut 5 Perbedaan Mendasar Bank Syariah dan Konvensional

Penggunaan buku dan kartu tabungan

Dikutip Kompas.com, Sabtu (1/5/2021) Rosalina menjelaskan sebelum ketiga bank melakukan merger maka nasabah masih bisa menggunakan kartu dan buku tabungan yang dimiliki sampai kantor cabang nasabah sudah terintegrasi.

Adapun selama proses migrasi, para nasabah masih bisa memakai jaringan ATM dari masing-masing bank asal.

Selain itu, nasabah juga masih bisa menggunakan ATM dari jaringan ATM yang bekerjasama yakni jaringan ATM Prima, ATM Bersama dan GPN.

Guna mendukung proses integrasi ketiga bank, BSI saat ini telah melakukan training, sharing knowledge IT dan memastikan data nasabah yang akan dilakuan migrasi.

"Nasabah pun kami imbau untuk menyampaikan update informasi bila terdapat perubahan nomor telepon dan email. Pasalnya, update tersebut kami perlukan untuk menyampaikan informasi terkait jadwal migrasi," tutur dia.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: 5 Perbedaan Bank Syariah dan Konvensional

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.