Pendaftaran PPPK 2021 Formasi Guru Dilakukan 3 Tahap, Ini Jadwalnya!

Kompas.com - 01/04/2021, 09:57 WIB
Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. AFP/JUNI KRISWANTOPeserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

KOMPAS.com - Pemerintah akan melakukan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) formasi guru dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada tahun ini.

Pendaftaran PPPK 2021 akan dilakukan secara online melalui laman SSCASN, sscasn.bkn.go.id.

Laman tersebut dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menurut Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen, pendaftaran seleksi PPPK akan dimulai pada Mei-Juni 2021.

Baca juga: Sering Bingung, Ini Beda antara ASN, PNS, dan PPPK/P3K

Pelaksanaan seleksi PPPK Guru terbagi menjadi tiga tahap dengan waktu yang berbeda.

“Pelaksanaan PPPK Guru akan dilakukan tiga tahap, yakni tahap I pada bulan Agustus 2021, tahap II pada bulan Oktober 2021, dan tahap III pada bulan Desember 2021,” kata Suharmen, seperti dikutip dari laman BKN, Kamis (1/4/2021).

Dalam persiapan proses pendaftaran PPPK Guru, lanjut dia, portal pendaftaran SSCASN akan terintegrasi dengan Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Selanjutnya, integrasi dilakukan pada pengecekan data NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dan integrasi data akreditasi program studi atau universitas dan lembaga pendidikan tinggi sebagai bentuk validasi pendidikan pelamar.

Selain itu, SSCASN juga akan terhubung dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), termasuk data guru agama di sekolah umum.

Baca juga: Kemenag Alokasikan Kuota 9.495 Guru PPPK, Ini Sebarannya di 30 Provinsi

Tiga kali seleksi

Suharmen menjelaskan, khusus untuk proses seleksi PPPK Guru, setiap peserta diberikan batas waktu mengikuti seleksi sebanyak tiga kali.

Sistem seleksi akan menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dari Kemdikbud.

“Dalam pelaksanaan seleksi PPPK Guru ini, bKN merupakan pelaksana kebijakan yang sudah dituangkan oleh Kementerian PANRB, dengan berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang PPPK,” ujar dia.

Saat penetapan Nomor Induk atau NI PPPK, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) masing-masing instansi diimbau segera menyiapkan SK pengangkatan.

Tujuannya agar setelah diterbitkan SK pengangkatan oleh PPK, para PPPK dapat segera mendapatkan gaji.

Sejauh ini, perkembangan penetapan NI PPPK tahap I yang telah diselesaikan BKN dari 50.530 formasi yang sudah ditetapkan Kementerian PANRB, yaitu dari 49.725 usul yang telah masuk ke BKN, sebanyak 49.725 orang, BKN telah menetapkan NI PPPK sebanyak 49.178 PPPK atau 98,9 persen.

“Jika dilihat dari persentasenya, memang tidak 100 persen. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa catatan yang belum bisa ditetapkan di antaranya karena mengundurkan diri (lolos seleksi CPNS), meninggal dunia, berhenti menjadi guru honorer, menginjak batas usia pensiun (BUP), dan juga terkena hukuman disiplin,” papar Suherman.

Baca juga: Apa Perbedaan dan Persamaan PNS dengan PPPK?


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah di Balik Kolaborasi 'Tahilalats' dan Coldplay untuk 'Higher Power'

Kisah di Balik Kolaborasi "Tahilalats" dan Coldplay untuk "Higher Power"

Tren
Asal Kata dan Sejarah Mudik, Tradisi Masyarakat Indonesia Saat Lebaran

Asal Kata dan Sejarah Mudik, Tradisi Masyarakat Indonesia Saat Lebaran

Tren
Kuota Gratis Kemendikbud Cair Pagi Ini, Berikut Cara Cek, Syarat, hingga Kuota yang Didapatkan

Kuota Gratis Kemendikbud Cair Pagi Ini, Berikut Cara Cek, Syarat, hingga Kuota yang Didapatkan

Tren
Seleksi Dibuka Mei 2021, Ini Kategori yang Berhak Mendaftar PPPK Guru

Seleksi Dibuka Mei 2021, Ini Kategori yang Berhak Mendaftar PPPK Guru

Tren
Sore Ini Sidang Isbat Idul Fitri 2021, Ini Link Live Streaming-nya!

Sore Ini Sidang Isbat Idul Fitri 2021, Ini Link Live Streaming-nya!

Tren
[POPULER TREN] Jadwal Operasional Pos Indonesia, SiCepat, dan JNE Selama Libur Lebaran 2021 | Video Viral Rombongan Mudik Jokowi

[POPULER TREN] Jadwal Operasional Pos Indonesia, SiCepat, dan JNE Selama Libur Lebaran 2021 | Video Viral Rombongan Mudik Jokowi

Tren
Besok Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2021, Ini Link Live Streaming dan Tahapannya

Besok Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2021, Ini Link Live Streaming dan Tahapannya

Tren
Mengenang Rachel Corrie, Pejuang Palestina yang Tewas Dilindas Buldoser Israel

Mengenang Rachel Corrie, Pejuang Palestina yang Tewas Dilindas Buldoser Israel

Tren
5 Perpustakaan Terbesar dan Termegah di Dunia

5 Perpustakaan Terbesar dan Termegah di Dunia

Tren
Ingat, Cuti Bersama Libur Lebaran untuk ASN Hanya 12 Mei 2021

Ingat, Cuti Bersama Libur Lebaran untuk ASN Hanya 12 Mei 2021

Tren
INFOGRAFIK: Mudik Lokal di Wilayah Aglomerasi Dilarang

INFOGRAFIK: Mudik Lokal di Wilayah Aglomerasi Dilarang

Tren
Mengenal Kanker Getah Bening, Penyakit yang Diderita Randi Bachtiar, Suami Tasya Kamila

Mengenal Kanker Getah Bening, Penyakit yang Diderita Randi Bachtiar, Suami Tasya Kamila

Tren
Mengenang Kembali Mudik Naik KA Ekonomi, Berdesakan hingga Kecopetan...

Mengenang Kembali Mudik Naik KA Ekonomi, Berdesakan hingga Kecopetan...

Tren
Jangan Dibuang, Air Cucian Beras Bisa untuk Suburkan Tanaman

Jangan Dibuang, Air Cucian Beras Bisa untuk Suburkan Tanaman

Tren
Zakat Fitrah 2021: Besaran, Kriteria Penerima, dan Cara Pembayaran

Zakat Fitrah 2021: Besaran, Kriteria Penerima, dan Cara Pembayaran

Tren
komentar
Close Ads X