Bagaimana Upaya Pemerintah Yakinkan Masyarakat agar Mau Divaksin Covid-19?

Kompas.com - 15/01/2021, 09:12 WIB
Vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (14/1/20210). Vaksinasi tahap awal akan menargetkan 1,48 juta tenaga kesehatan yang dijadwalkan berlangsung dari Januari hingga Februari 2021. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOVaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (14/1/20210). Vaksinasi tahap awal akan menargetkan 1,48 juta tenaga kesehatan yang dijadwalkan berlangsung dari Januari hingga Februari 2021.

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah disuntik vaksin Covid-19, Rabu (13/1/2021).

Selain Presiden Jokowi, sejumlah penjabat, tokoh, artis, dan influencer juga mendapatkan kesempatan disuntik pada tahap awal ini.

Sehari berikutnya, Kamis (14/1/2021), sejumlah kepala daerah di berbagai provinsi mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac Biotech Ltd bekerja sama dengan Bio Farma.

Meski Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah menyatakan vaksin Covid-19 CoronaVac ini aman dan efikasinya melampaui standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masih ada yang ragu untuk menjalani vaksinasi.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Dimulai, Ini Kata Satgas untuk Kendalikan Pandemi

Bagaimana upaya pemerintah meyakinkan masyarakat agar mau disuntik vaksin Covid-19?

Edukasi masyarakat

Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, mengatakan, pemerintah mengedepankan cara persuasif mengenai hal tersebut.

Pemerintah, kata dia, melakukan edukasi ke masyarakat menyangkut program vaksinasi Covid-19.

"Dengan mengedukasi seluruh kalangan masyarakat," kata Nadia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (14/1/2021).

Nadia mengatakan, diskusi dan sosialisasi saat ini gencar dilakukan kepada para tenaga kesehatan yang saat ini menjadi kelompok prioritas vaksinasi tahap awal. 

Jika tiba giliran vaksinasi kepada masyarakat, maka upaya yang sama juga diterapkan. 

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X