Kompas.com - 04/01/2021, 15:37 WIB
Foto udara menunjukkan asap mengepul dari area hutan yang dilalap api di kawasan Boca do Acre, Amazon, Brasil, Sabtu (24/8/2019). Kebakaran hutan Amazon menjadi sorotan dunia setelah api yang menjalar di paru-paru dunia itu mencapai 18.627 kilometer persegi tahun ini, dengan 76.720 kebakaran terjadi dari Januari-Agustus. AFP/LULA SAMPAIOFoto udara menunjukkan asap mengepul dari area hutan yang dilalap api di kawasan Boca do Acre, Amazon, Brasil, Sabtu (24/8/2019). Kebakaran hutan Amazon menjadi sorotan dunia setelah api yang menjalar di paru-paru dunia itu mencapai 18.627 kilometer persegi tahun ini, dengan 76.720 kebakaran terjadi dari Januari-Agustus.

KOMPAS.com - Jumlah kebakaran hutan di Brasil pada tahun 2020 lalu meningkat 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan itu menjadi rekor tertinggi kebakaran hutan di Brasil dalam satu dekade terakhir. 

Catatan ini akan menambah tekanan pada pemerintah Presiden Jair Bolsonaro atas kerusakan hutan hujan Amazon.

Baca juga: Langka, Puma Putih Tertangkap Kamera di Hutan Brasil

Tertinggi sejak 2010

Menurut Badan Antariksa Brasil INPE, dikutip dari AFP, Minggu (3/1/2021), tercatat ada total 222.798 kebakaran di seluruh Brasil pada 2020, jumlah tertinggi sejak 2010.

Angka itu termasuk lebih dari 103.000 kebakaran di Amazon atau mencararkan peningkatan tahun hampir 16 persen.

Ini juga termasuk lebih dari 22.000 kebakaran di Pantanal, lahan basah terbesar di dunia yang hancur akibat peningkatan kebakaran lebih dari 120 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Catatan tersebut didapatkan INPE dari hasil pelacakan kebakaran dan penggundulan hutan menggunakan citra satelit.

Untuk diketahui, Amazon dan Pantanal termasuk dalam dua ekosistem paling berharga di Bumi.

60 persen hutan hujan

Amazon yang merupakan hutan hujan terbesar di dunia, dianggap penting untuk mengekang perubahan iklim karena karbon dioksida yang diserapnya dari atmosfer.

Sekitar 60 persen dari hutan hujan ada di Brasil.

Baca juga: Bocah 7 Tahun, Melompat dari Jendela Selamatkan Adiknya dari Kebakaran

Sementara itu, Pantanal merupakan surga keanekaragaman hayati yang membentang dari Brasil hingga Bolivia dan Paraguay.

Hampir seperempat dari Pantanal Brasil hancur akibat kebakaran tahun lalu di tengah kekeringan terburuk di kawasan itu dalam hampir setengah abad.

Pemandangan Pantanal yang hangus dan dipenuhi bangkai hewan menuai kritik terhadap pemerintah Bolsonaro karena gagal menghentikan kehancuran.

Bolsonaro juga menghadapi serangan atas peningkatan tajam deforestasi Amazon dalam pengawasannya.

Kebijakan Presiden Bolsonaro

Aktivis mengatakan, dorongan Bolsonaro dalam membuka lahan Amazon untuk agribisnis dan pertambangan, serta pemotongan dana pemerintah pada program perlindungan lingkungan memicu kehancuran itu.

Menurut program pemantauan PRODES, deforestasi menyapu area yang lebih besar dari Jamaika di Amazon Brasil, tertinggi dalam 12 tahun.

Para ahli mengatakan, kebakaran di Amazon sebagian besar disebabkan oleh pembukaan lahan untuk pertanian dan peternakan.

Pada 2019, tahun pertama Bolsonaro menjabat, kebakaran hutan di Brazil juga meningkat 48,7 persen, sehingga memicu protes global.

Baca juga: Vaksin Sinovac Mulai Didistribusikan, Kapan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Dimulai?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.