Arab Saudi Akan Gelar Umrah Tahap 2 di Masa Pandemi Covid-19 Esok

Kompas.com - 17/10/2020, 14:32 WIB
Umat Muslim mengitari Kabah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat. AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIAUmat Muslim mengitari Kabah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat.

KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi akan mulai menyelenggarakan rangkaian ibadah umrah tahap 2 mulai Minggu (18/10/2020).

Berbeda dengan di saat kondisi normal, pelaksanaan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19 harus dibatasi dari jumlah peserta dan durasi waktu pelaksanaan. 

Dengan membatasi jumlah peserta, diharapkan dapat menekan risiko penularan Covid-19 di antara para jemaah.

Tahap 2 diikuti 15.000 jemaah

Mengutip Arab Newsdi tahap kedua ini ada sebanyak 15.000 jemaah yang akan diizinkan untuk melakukan ibadah Umrah. Jumlah ini setara dengan 75 persen kapasitas normal.

Sementara itu pada tahapan ini pelaksanaan shalat wajib 5 waktu di Masjidil Haram, boleh diikuti oleh 40.000 orang jemaah di setiap pelaksanaannya.

Penambahan izin tidak hanya untuk kegiatan sholat wajib saja, namun juga ada beberapa kegiatan yang lain.

"Izin baru termasuk untuk sholat di Masjidil Haram, untuk sholat di Kamar Suci Nabi di Masjid Nabawi, dan ziarah Nabi," kata seorang pejabat kementerian.

Baca juga: Lebih dari 36.000 Jemaah Telah Selesai Jalani Umrah Tahap Pertama

Saat ini, ibadah umrah masih ada di tahap 1, yakni hanya bisa diikuti oleh 6.000 jemaah saja setiap harinya atau 30 persen dari kapasitas yang ada.

Pelaksanaan ini juga diikuti sejumlah aturan ketat terkait protokol kesehatan demi menjaga keselamatan semua pihak.

Sebanyak 6.000 jemaah itu terdiri dari orang-orang Arab saudi dan warga negara asing yang bekerja dan tinggal di negara itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X