WHO Tegaskan Kesimpulan soal Obat Remdesivir untuk Pasien Covid-19

Kompas.com - 17/10/2020, 13:36 WIB
Satu ampul obat Ebola remdesivir ditunjukkan dalam konferensi pers di Rumah Sakit Universitas Eppendorf (UKE) di Hamburg, Jerman, 8 April 2020. Remdesivir kini sedang diuji coba untuk pengobatan Covid-19. POOL/REUTERSSatu ampul obat Ebola remdesivir ditunjukkan dalam konferensi pers di Rumah Sakit Universitas Eppendorf (UKE) di Hamburg, Jerman, 8 April 2020. Remdesivir kini sedang diuji coba untuk pengobatan Covid-19.

KOMPAS.com  - Uji coba yang dilakukan Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) menyebutkan bahwa obat remdesivir dari perusahaan farmasi Gilead Sciences Inc tidak secara signifikan membantu pasien Covid-19.

WHO menyampaikan kesimpulan ini pada Kamis (15/10/2020) lalu. 

Disebutkan, uji coba "Solidaritas" yang dilakukan menyimpulkan bahwa remdesivir terlihat hanya memiliki sedikit efek atau tidak sama sekali pada waktu kematian 28 hari atau lama waktu rawat inap pada pasien dengan penyakit pernapasan.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Remdesivir, Obat Covid-19 yang Diberikan kepada Donald Trump

Kritikan Gilead

Pihak Gilead mempertanyakan temuan ini dengan mengatakan bahwa "data yang muncul dari WHO tidak konsisten".

Menurut mereka, temuan tersebut bersifat terlalu awal dan ada studi-studi lain yang menjadi validasi manfaat obat ini.

Salah satunya adalah melibatkan 1.062 pasien yang dibandingkan dengan plasebo. Hasilnya menunjukkan waktu pemulihan yang lebih cepat. 

"Data yang muncul di studi WHO ini tidak konsisten. Bukti yang lebih kuat dari berbagai penelitian random dan terkontrol yang diterbitkan dalam junal peer-reviewed memvalidasi manfaat klinis remdesivir," kata Gilead. 

Perusahaan ini mengatakan ada ketidakjelasan dari penarikan kesimpulan yang dilakukan.

Pasalnya, terdapat perbedaan pelaksanaan uji coba dari satu tempat ke tempat lain dan antar pasien yang menerima obat tersebut.

Melansir Straits Times, Jumat (16/10/2020), pejabat kesehatan ternama di AS, Dr Anthony Fauci memprediksi bahwa remdesivir dapat menjadi "standar perawatan".

Baca juga: Ini Kandidat Obat Covid-19 yang “Menjanjikan”, Salah Satunya Remdesivir

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X