Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus Corona di India Tembus 6 Juta

Kompas.com - 28/09/2020, 12:45 WIB
Jawahir Gustav Rizal,
Jihad Akbar

Tim Redaksi

Sumber AP News

KOMPAS.com - Total kasus konfirmasi positif Covid-19 di India kini telah mencapai angka 6 juta kasus.

Angka tersebut menempatkan India di belakang Amerika Serikat sebagai negara dengan jumlah kasus virus corona terbanyak.

Dilansir AP, Senin (28/9/2020) Kementerian Kesehatan India melaporkan tambahan 82.170 kasus baru Covid-19 di wilayahnya dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Tambahan tersebut membuat total kasus virus corona di India mencapai 6.074.703.

Sementara itu, dalam periode yang sama, India juga melaporkan tambahan 1.039 korban meninggal.

Sehingga, total korban meninggal dunia akibat Covid-19 di India kini mencapai 95.542 orang.

Baca juga: Update Corona di Dunia 26 September: Pasien Sembuh di India Lampaui AS

Peningkatan kasus baru virus corona di India disebut paling cepat di dunia. Negara dengan populasi terbesar kedua di dunia ini diperkirakan akan menjadi negara dengan jumlah kasus terbanyak di dunia, menyalip AS.

Negeri Paman Sam melaporkan lebih dari 7 juta kasus positif Covid-19 sejak awal mula pandemi menyerang.

10 negara dengan kasus Covid-19 terbanyak

Dilansir dari Worldometers, Senin (28/9/2020) siang, total kasus positif Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai 33.307.363 kasus.

Jumlah korban meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai 1.002.401 orang. Sedangkan, pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona sebanyak 24.638.480 orang.

Berikut adalah 10 negara dengan kasus positif Covid-19 terbanyak:

1. Amerika Serikat

  • Total kasus: 7.321.343
  • Total korban meninggal: 209.453
  • Total pasien sembuh: 4.560.456

Baca juga: Presiden Jokowi Bandingkan Kondisi Pandemi di RI, AS, dan India

2. India

  • Total kasus: 6.074.702
  • Total korban meninggal: 95.574
  • Total pasien sembuh: 5.016.520

3. Brasil

  • Total kasus: 4.732.309
  • Total korban meninggal: 141.776
  • Total pasien sembuh: 4.060.088

4. Rusia

Halaman:
Sumber AP News
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Beredar Foto Cacing Berkepala Martil, Apakah Berbahaya?

Beredar Foto Cacing Berkepala Martil, Apakah Berbahaya?

Tren
Uang Pecahan Kecil Palsu Banyak Beredar Setelah Lebaran, BI Jelaskan Bedanya

Uang Pecahan Kecil Palsu Banyak Beredar Setelah Lebaran, BI Jelaskan Bedanya

Tren
5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

Tren
Video Viral Pengemis Lansia di Kulonprogo Pukul Mobil yang Tak Beri Uang, Aksinya Disebut Bukan yang Pertama

Video Viral Pengemis Lansia di Kulonprogo Pukul Mobil yang Tak Beri Uang, Aksinya Disebut Bukan yang Pertama

Tren
Kala Sopir Bus Ajak Penumpangnya Rayakan Lebaran di Rumah Sang Mertua...

Kala Sopir Bus Ajak Penumpangnya Rayakan Lebaran di Rumah Sang Mertua...

Tren
Pasien Kanker Prostat Diprediksi Akan Naik Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun, Ini Alasannya

Pasien Kanker Prostat Diprediksi Akan Naik Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun, Ini Alasannya

Tren
Kisah Penjual di Tebet, Hampir Kena Tipu Jutaan Rupiah dengan Modus Bukti Transfer QRIS Palsu

Kisah Penjual di Tebet, Hampir Kena Tipu Jutaan Rupiah dengan Modus Bukti Transfer QRIS Palsu

Tren
Catat, Ini Kategori ASN yang Tidak Boleh WFH pada 16-17 April 2024

Catat, Ini Kategori ASN yang Tidak Boleh WFH pada 16-17 April 2024

Tren
Akibat Serangan Awal Iran, Israel Disebut Alami Kerugian Rp 1,6 Triliun

Akibat Serangan Awal Iran, Israel Disebut Alami Kerugian Rp 1,6 Triliun

Tren
Penembakan Bandara Internasional Kuala Lumpur, Satu Korban Luka akibat Salah Sasaran

Penembakan Bandara Internasional Kuala Lumpur, Satu Korban Luka akibat Salah Sasaran

Tren
Iran Serang Israel, Begini Respons Negara-negara Timur Tengah

Iran Serang Israel, Begini Respons Negara-negara Timur Tengah

Tren
Profil Bupati Maggarai Herybertus GL Nabit yang Pecat 249 Nakes

Profil Bupati Maggarai Herybertus GL Nabit yang Pecat 249 Nakes

Tren
Jika Israel Serang Balik Iran, Biden Pastikan AS Tak Akan Ikut Campur

Jika Israel Serang Balik Iran, Biden Pastikan AS Tak Akan Ikut Campur

Tren
Respons Pemimpin Dunia atas Serangan Iran ke Wilayah Israel

Respons Pemimpin Dunia atas Serangan Iran ke Wilayah Israel

Tren
Polisi Ungkap Dugaan Motif Penusukan Massal di Mal Australia

Polisi Ungkap Dugaan Motif Penusukan Massal di Mal Australia

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com