Update Corona Dunia 28 September: 1 Juta Kematian | Inggris dan Spanyol Akan Lockdown Lagi

Kompas.com - 28/09/2020, 09:29 WIB
Seorang wanita memeluk ayahnya melalui tirai plastik setelah kunjungan diizinkan, di kediaman Ballesol di Valterna, dekat Valencia, Spanyol, Jumat (19/6/2020). Melepas rindu di tengah pandemi, orang-orang menggunakan tirai plastik sebagai solusi memeluk tanpa bersentuhan langsung guna meminimalisir risiko penularan virus corona (Covid-19). AFP/JOSE JORDANSeorang wanita memeluk ayahnya melalui tirai plastik setelah kunjungan diizinkan, di kediaman Ballesol di Valterna, dekat Valencia, Spanyol, Jumat (19/6/2020). Melepas rindu di tengah pandemi, orang-orang menggunakan tirai plastik sebagai solusi memeluk tanpa bersentuhan langsung guna meminimalisir risiko penularan virus corona (Covid-19).

KOMPAS.com - Hampir 9 bulan sudah virus corona mewabah di seluruh dunia. Kasus-kasus baru Covid-19 masih terus dilaporkan di berbagai negara.

Melansir data dari laman Worldometers, Senin (28/9/2020), hingga kini, ada 33,2 juta kasus infeksi Covid-19 yang telah dikonfirmasi di dunia.

Sementara, angka kematian karena Covid-19 juga telah menyentuh angka 1 juta kasus.

Sedangkan jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh adalah sebanyak 24,6 juta orang.

Jumlah kasus aktif sejauh ini adalah sebanyak 7,7 juta kasus, dengan rincian:

  • 7,6 juta pasien dalam kondisi ringan
  • 65.337 kasus dalam kondisi kritis atau serius.

Hingga kini, jumlah kasus terbanyak masih dicatatkan oleh Amerika Serikat (AS) dengan 7,3 juta kasus, disusul India, Brazil, Rusia, Kolombia, dan Peru.

Kondisi ini masih terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu.

Baca juga: Dialami Banyak Pasien Covid-19, Apa Itu Anosmia?

Berikut adalah sejumlah perkembangan terbaru dari kondisi pandemi virus corona di dunia:

Indonesia

Foto dirilis Sabtu (19/9/2020), memperlihatkan petugas penggali makam menunggu kerabat jenazah korban Covid-19 mengumandangkan adzan di kompleks pemakaman Pondok Ranggon. Selain tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganan virus corona, salah satu pahlawan lain juga patut diberikan apresiasi tinggi adalah petugas pemakaman jenazah Covid-19.ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA Foto dirilis Sabtu (19/9/2020), memperlihatkan petugas penggali makam menunggu kerabat jenazah korban Covid-19 mengumandangkan adzan di kompleks pemakaman Pondok Ranggon. Selain tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganan virus corona, salah satu pahlawan lain juga patut diberikan apresiasi tinggi adalah petugas pemakaman jenazah Covid-19.
Pada Minggu (27/9/2020), pemerintah kembali mengumumkan 3.874 kasus baru virus corona, sehingga jumlah total kasus menjadi sebanyak 275.213. 

Selain itu, ada 78 kasus kematian baru dan 3.611 pasien yang dinyatakan sembuh.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Corona Dunia 22 Oktober: AS Ingin Percepat Pengadaan Vaksin | Menkes Jerman Positif Covid-19

Update Corona Dunia 22 Oktober: AS Ingin Percepat Pengadaan Vaksin | Menkes Jerman Positif Covid-19

Tren
Situasi Memburuk, Spanyol Catatkan 1 Juta Kasus Covid-19

Situasi Memburuk, Spanyol Catatkan 1 Juta Kasus Covid-19

Tren
346 Ahli Memprediksi Sepeda dan Bus Akan Jadi Alat Transportasi Dominan di Perkotaan

346 Ahli Memprediksi Sepeda dan Bus Akan Jadi Alat Transportasi Dominan di Perkotaan

Tren
Besok Batas Akhir Peserta Kartu Prakerja Gelombang 9 Beli Pelatihan

Besok Batas Akhir Peserta Kartu Prakerja Gelombang 9 Beli Pelatihan

Tren
Google Adakan Kelas Gratis Terkait Bisnis Online hingga Jasa, Ini Informasinya

Google Adakan Kelas Gratis Terkait Bisnis Online hingga Jasa, Ini Informasinya

Tren
[POPULER TREN] Mau BLT UMKM Rp 2,4 Juta? Ini Caranya | Viral Jargon 'Tarik Sis, Semongko'

[POPULER TREN] Mau BLT UMKM Rp 2,4 Juta? Ini Caranya | Viral Jargon "Tarik Sis, Semongko"

Tren
Ilmuwan Belanda Menemukan Organ Baru di Dalam Kepala Manusia, Apa Itu?

Ilmuwan Belanda Menemukan Organ Baru di Dalam Kepala Manusia, Apa Itu?

Tren
WHO Ingatkan Pentingnya Karantina untuk Kendalikan Pandemi Corona

WHO Ingatkan Pentingnya Karantina untuk Kendalikan Pandemi Corona

Tren
Jargon 'Tarik Sis, Semongko' Kini Viral, Bagaimana Tanggapan Pencetusnya?

Jargon "Tarik Sis, Semongko" Kini Viral, Bagaimana Tanggapan Pencetusnya?

Tren
Demo Thailand Masih Berjalan, Ini Imbauan Kemenlu untuk WNI di Bangkok

Demo Thailand Masih Berjalan, Ini Imbauan Kemenlu untuk WNI di Bangkok

Tren
Tekan Beban Operasional, Cathay Pasific Airways Berhentikan 5.900 Pekerja

Tekan Beban Operasional, Cathay Pasific Airways Berhentikan 5.900 Pekerja

Tren
Soal Cek Suhu Tubuh di Tangan, Efektifkah?

Soal Cek Suhu Tubuh di Tangan, Efektifkah?

Tren
Mengenal Motif Batik Megamendung yang Ada di Masker PM Jepang

Mengenal Motif Batik Megamendung yang Ada di Masker PM Jepang

Tren
Penyaluran Subsidi Gaji ke 150.000 Pekerja Terkendala Data Tak Valid, Bagaimana Solusinya?

Penyaluran Subsidi Gaji ke 150.000 Pekerja Terkendala Data Tak Valid, Bagaimana Solusinya?

Tren
Sempat Dihentikan, Uji Coba Vaksin Corona AstraZeneca Akan Dilanjutkan

Sempat Dihentikan, Uji Coba Vaksin Corona AstraZeneca Akan Dilanjutkan

Tren
komentar
Close Ads X