[POPULER TREN] "Gelombang Pertama Saja Belum Selesai" | Aturan Terbaru untuk PNS

Kompas.com - 30/07/2020, 05:23 WIB
Menurut epidemiolog, gelombang pertama virus corona di Indonesia belum selesai. Pemerintah diminta fokus penanganan Covid-19 saat ini sebelum berbicara soal gelombang kedua. KOMPAS.com Menurut epidemiolog, gelombang pertama virus corona di Indonesia belum selesai. Pemerintah diminta fokus penanganan Covid-19 saat ini sebelum berbicara soal gelombang kedua.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyebaran virus corona di Indonesia belum mereda. Bahkan, angkanya terus naik.

Sejumlah epidemiolog menyoroti rendahnya angka testing di Indonesia. Puncak virus corona di Indonesia pun masih sulit diprediksi.

Pemerintah disarankan untuk lebih fokus dalam penanganan saat ini, sebelum berbicara soal kewaspadaan menghadapi gelombang kedua.

Berita seputar perkembangan virus corona di Indonesia masih menjadi salah satu berita yang diikuti pembaca di laman Tren.

Simak, berikut sejumlah berita populer sepanjang Rabu (29/7/2020) hingga Kamis (30/7/2020):

1. Gelombang pertama belum selesai

Pakar epidemiologi UI Pandu Riono menilai, pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut bahwa Indonesia perlu waspada gelombang kedua virus corona, tidak tepat.

Alasannya, gelombang pertama saat ini saja belum selesai. Pernyataan Jokowi dinilai akan membuat penanganan menjadi tidak fokus karena menganggap situasi saat ini sudah lebih aman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Puncak gelombang pertama saja belum terlihat," kata Pandu.

Menurut Pandu, pernyataan Jokowi mengesankan seolah Indonesia sudah berhasil mengatasi gelombang pertama. Kenyataannya, ia menilai, gelombang pertama belum terlewati.

Simak selengkapnya pada berita ini:

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X