Ada 25 Dokter yang Meninggal Terkait Covid-19 di Indonesia, PB IDI Bentuk Tim Khusus

Kompas.com - 28/04/2020, 16:32 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Ke-25 dokter tersebut adalah sebagai berikut:

1. Prof. Dr. dr. Iwan Dwi Prahasto
2. Prof. Dr. dr. Bambang Sutrisna
3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio
4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes
5. dr. Hadio Ali K. Sp.S
6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B
7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL
8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ
9. dr. Ucok Martin, Sp.P
10. dr. Efrizal Syamsudin, MM
11. dr. Ratih Purwarini, MSi
12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS
13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH
14. Dr. Bernadetta SpTHT
15. Dr. dr. Lukman Shebubakar, Sp.OT (K)
16. dr. Ketty
17. dr. Heru S.
18. dr. Wahyu Hidayat, SpTHT
19. dr. Naek L. Tobing,SpKJ
20. dr. Karnely Herlena
21. dr. Soekotjo Soerodiwirio, SpRad
22. dr. Sudadi, MKK, SpOK
23. Prof. Dr. H. Hasan Zain, Sp.P
24. dr. Mikhael Robert Marampe
25. dr. Berkatnu Indrawan Janguk

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PB Ikatan Dokter Indonesia (@ikatandokterindonesia) on Apr 26, 2020 at 1:24am PDT

Baca juga: 18 Dokter Indonesia Meninggal Selama Pandemi Virus Corona, Berikut Daftarnya

Ke-25 dokter tersebut datang dari kalangan usia yang cukup beragam, dari tua hingga muda. Bahkan dua kasus kematian terakhir yang terjadi menimpa dokter berusia muda, yakni dr. Mikhael Robert Marampe dan dr. Berkatnu Indrawan Janguk.

"Dua dokter yang terakhir itu usianya masih sangat muda, usianya masih 28 tahun," ujar Halik.

Halik menyebut, dari 25 dokter yang meninggal terkait virus corona tersebut, ada yang sudah dipastikan terkena covid-19, namun ada juga sebagian yang lain masih diduga terpapar virus corona.

Bentuk tim khusus

Untuk mengetahui kepastiannya, IDI memiliki tim khusus yang akan menelusuri kasus kematian yang terjadi pada anggota-anggotanya.

"PB IDI sudah membentuk tim audit untuk menelusuri secara lengkap kematian dokter terkait Covid-19. IDI di tingkat wilayah/cabang ikut menelusuri riwayat sakit sejawat yang meninggal," jelas dia.

Namun demikian, hingga saat ini Halik belum bisa membagikan hasil atau fakta yang ditemukan oleh tim audit di lapangan terkait kematian-kematian para dokter.

"Masih proses," jawab Halik.

Untuk menghentikan korban jiwa yang terus berjatuhan akibat pandemi Covid-19, semua dari kita diimbau untuk menaati aturan dan protokol kesehatan yang diberlakukan.

Jangan beraktivitas di luar rumah, kecuali terpaksa. Jaga jarak aman dengan orang lain, sering mencuci tangan dengan sabun, makan-makanan yang sehat, dan berjemur ketika pagi agar imun tubuh terbangun.

Baca juga: Dokter yang Menangani Pasien Covid-19 di Surabaya Meninggal

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X