Gelombang II Dibuka 20 April, Berikut Kisi-kisi dan Cara Mengerjakan Tes Kartu Prakerja

Kompas.com - 18/04/2020, 19:15 WIB
Cara mendapatkan Kartu Prakerja KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoCara mendapatkan Kartu Prakerja

KOMPAS.com – Setelah selesai proses pendaftaran gelombang pertama, pendaftaran Kartu Prakerja masih akan membuka pendaftaran gelombang kedua.

Direktur Komunikasi Program Kartu Prakerja, Panji Winanteya Ruky mengatakan, rencananya pendaftaraan gelombang II akan dimulai pada Senin 20 April 2020.

Peserta dapat mendaftar mengikuti program kartu prakerja ini melalui laman Prakerja.go.id.

Adapun mereka yang telah lolos dalam pendaftaran kartu prakerja gelombang pertama untuk hasilnya dirilis mulai Jumat (17/04/2020) hingga Senin (20/04/2020).

Bagi peserta yang tidak lolos, masih berkesempatan untuk mengikuti pelaksanaan tes gelombang kedua yang akan ditutup pada Kamis (23/4/2020) pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Kemenkes Imbau RS Kurangi Praktik Rawat Jalan untuk Cegah Penularan Virus Corona

Untuk Anda yang belum atau ingin mencoba kembali mengikuti tes Kartu Prakerja, berikut ini cara mengerjakan tes kartu prakerja beserta tahapannya:

  1. Anda harus menyelesaikan terlebih dahulu pendaftaran awal yang meiliputi beberapa tahapan seperti upload foto KTP, upload foto selfie dengan KTP dan verifikasi kode OTP melalui smartphone.
  2. Setelah Anda selesai melalui tahap pendaftaran, maka Anda akan dibawa masuk ke halaman dashboard peserta.
  3. Pada dashboard tersebut peserta akan dihadapakan pada halaman muka berisi informasi seputar tes.
  4. Nantinya apabila sudah siap untuk mengerjakan maka bisa klik “Mulai Tes Sekarang”
  5. Akan tersedia 18 soal yang akan tampil satu persatu.
  6. Pilih jawaban soal berdasarkan jawaban yang Anda rasa paling tepat, selanjutnya klik tombol berikutnya untuk melanjutkan mengerjakan soal yang lain.
  7. Apabila telah selesai mengerjakan dan waktu masih tersisa, Anda bisa klik tombol 'selesai' untuk mengakhiri.

Soal tes kartu prakerja

Tes kartu prakerja meliputi tes motivasi dan kemampuan dasar. Soal yang diuji berupa pengoperasian matematika, pengurutan instruksi dan pemahaman bacaan non sastra.

Beberapa soal merupakan soal numerik seperti penjumlahan, pengurangan, penjumlahan pecahan, soal cerita logika, serta soal berisi pertanyaan seputar motivasi untuk mengikuti tes.

Materi tes berisi 18 soal dengan durasi maskimal pengerjaan selama 25 menit.

Setelah waktu mengerjakan habis, maka tes akan dianggap selesai dan terkirim secara otomatis.

Baca juga: WHO Sebut 6 Faktor yang Perlu Dipertimbangkan jika Suatu Negara Cabut Lockdown

Seputar Kartu Prakerja

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan, adanya Kartu Prakerja bukan berarti untuk menggaji pengangguran, melainkan berfungsi sebagai penunjang selama proses membentuk keahlian sebelum terjun ke dunia kerja.

"Prakerja itu menyiapkan mereka agar bisa masuk ke lapangan kerja. Tapi harus ikut pelatihan dulu. Jadi bukan unemployment benefit, tapi benar-benar menyiapkan orang ke pasar kerja," ujar Bambang sebagaimana diberitakan Kompas.com Rabu, 8 April 2020.

Melansir dari Kompas.com (12/4/2020) nantinya para peserta yang telah lulus mengikuti pelatihan dalam program kartu prakerja akan mendapatkan insentif Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan, serta insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 50.000 per survei yang akan ada 3 survei.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Cara mendapatkan Kartu Prakerja


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X