Kisah Sopir Bus Meninggal karena Corona, Sempat Ingatkan Penumpang yang Batuk

Kompas.com - 07/04/2020, 19:49 WIB
Ilustrasi Bus Malam. SHUTTERSTOCK/LASSEDESIGNENIlustrasi Bus Malam.

Armada bus kemudian juga dibersihkan dan disemprot cairan disinfektan. 

"Kami melihat lebih banyak orang sakit daripada dokter mana pun. Kami adalah responden pertama karena kami menjemput orang sakit membawa mereka ke rumah sakit," ujar Tolbert kepada CNN (03/04/2020).

Respon wali kota

Wali Kota Detroit Mike Duggan sebelumnya mengatakan kepada wartawan bahwa para pengemudi menceritakan tentang perilaku penumpang yang batuk dan bersin saat mereka menaruh uang di kotak ongkos.

Duggan juga mengaku telah menonton video yang dibuat Hargrove.

"Aku tidak tahu apakah kamu bisa menontonnya tanpa menangis. Dia tahu hidupnya dalam bahaya. Meski demikian dia akan bekerja untuk warga Detroit setiap hari, untuk seseorang yang mungkin tidak peduli, seseorang yang tidak menganggap ini serius. Dan sekarang dia pergi," ujar wali kota.

Baca juga: Bikin Masker Sendiri di Rumah, Ini Bahan yang Paling Baik Menurut Penelitian

Pengemudi bus di Detroit kini tak lagi membuka pintu depan maupun mengumpulkan ongkos para penumpang.

Sebagai gantinya, kini para penumpang diminta masuk melalui pintu belakang bus.

Hargrove memposting videonya sebelum wali kota memerintahkan adanya perubahan.

Pengemudi bus kini bahkan mendapatkan kamar hotel jika mereka khawatir pulang karena dapat membawa pulang virus ke rumah.

Di Detroit sendiri saat ini dilaporkan telah ada 2.860 orang yang terinfeksi virus corona dan 97 orang meninggal.

 

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X