KOMPAS.com - Agama Hindu-Buddha mulai berkembang di Indonesia pada awal masehi lewat aktivitas perdagangan.
Pada masa itu, hubungan dagang antara Nusantara dengan negara-negara India, Tiongkok, dan Timur Tengah membuat agama Hindu-Buddha masuk dengan mudah di kalangan masyarakat.
Masuknya Hindu-Buddha ke Indonesia tentu membawa pengaruh yang cukup signifikan di beberapa bidang, seperti kebudayaan, kepercayaan, ekonomi, sosial, dan pemerintahan.
Perkembangan pesat agama Hindu-Buddha juga diikuti dengan berdirinya banyak kerajaan bercorak Hindu-Buddha pada masa itu.
Berikut ini rangkuman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia.
Baca juga: 12 Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
Kerajaan Salakanagara adalah salah satu kerajaan di Indonesia yang berdiri antara tahun 130-362 M.
Salakanagara diyakini sebagai leluhur Suku Sunda, karena wilayah peradaban keduanya sama persis.
Pendiri Kerajaan Salakanagara adalah Dewawarman I yang memerintah antara 130-168 M dengan gelar Prabu Darmalokapala Aji Raksa Gapura Sagara.
Selama berdiri, Kerajaan Salakanagara meliputi daerah Jawa bagian barat.
Sayangnya, setelah berkuasa selama sekitar 232 tahun, Kerajaan Salakanagara berada di bawah kuasa Kerajaan Tarumanegara.
Baca juga: Apa Kerajaan Hindu Pertama di Pulau Jawa?
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.