Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah Perkembangan Seni Kaligrafi

Kompas.com - 30/03/2022, 15:00 WIB
Lukman Hadi Subroto,
Widya Lestari Ningsih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kaligrafi adalah sebuah seni khat atau menulis indah dengan menggunakan huruf Arab.

Biasanya, kaligrafi tidak untuk dibaca, melainkan hanya sebuah karya seni. Seniman kaligrafi Islam umumnya mengambil huruf dari ayat-ayat Al Quran.

Namun, dalam perkembangannya, tidak hanya huruf Arab yang digunakan dalam seni kaligrafi, ada pula yang menggunakan huruf latin.

Berikut ini sejarah perkembangan seni kaligrafi.

Baca juga: Aliran Seni Futurisme: Sejarah, Tokoh, dan Contohnya

Pengertian kaligrafi

Secara etimologi, kaligrafi berasal dari bahasa Yunani, yakni kaligraphia atau
kaligraphos, yang tersusun dari dua kata, kallos, yang artinya indah dan grapho memiliki arti tulisan.

Dengan demikian, kaligrafi dapat diartikan sebagai tulisan yang indah.

Sementara dalam bahasa Arab, kaligrafi disebut dengan khat, yang berarti dasar garis, coretan pena, atau tulisan tangan.

Sehingga, kaligrafi dapat dimaknai sebagai suatu ilmu yang memperkenalkan bentuk-bentuk huruf tunggal, letak-letaknya, dan cara merangkainya menjadi tulisan yang tersusun.

Baca juga: Aliran Seni Kubisme: Sejarah, Tokoh, Ciri-ciri, dan Jenis

Asal-usul kaligrafi

Sebelum agama Islam muncul di Arab, masyarakatnya banyak yang tidak bisa membaca dan menulis. Mereka terbiasa dengan tradisi menghafal.

Masyarakat Arab yang bisa membaca dan menulis hanya berasal dari kalangan tertentu, seperti kalangan bangsawan.

Di sisi lain, sudah ada bentuk kaligrafi yang diciptakan oleh masyarakat Arab, tetapi bentuknya masih kuno.

Hingga era kedatangan Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad hingga akhir dari Kekhalifahan Khulafaur Rasyidin, model kaligrafi masih dalam bentuk kuno.

Perkembangan seni kaligrafi mulai marak pada era pengumpulan naskah-naskah Al Quran untuk diseragamkan.

Beberapa tokoh yang mengembangkan adalah Zaid bin Tsabit dan Ali bin Abi Thalib, yang kemudian melahirkan jenis kaligrafi Islam seperti Al-Hairi, Al-Anbari, dan Al-Kufi.

Baca juga: Sejarah Pembukuan Al Quran

Perkembangan Kaligrafi

Perkembangan seni kaligrafi terus berkembang di era Dinasti Umayyah (661-750) di Damaskus.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com