Masuknya VOC ke Indonesia

Kompas.com - 12/07/2021, 09:00 WIB
Lukisan yang menggambarkan kapal-kapal Belanda ?Overijssel?, ?Vriesland?, ?Mauritius? dan ?Hollandia? kembali ke Amsterdam dari ekspedisi kedua mereka di East Indies (Indonesia) pada 1599. Lukisan dibuat oleh Andries van Eertvelt berdasarkan lukisan gurunya, Hendrick Cornelisz Vroom (1566-1640) yang diabadikan di Rijksmuseum, Amsterdam. Andries van EertveltLukisan yang menggambarkan kapal-kapal Belanda ?Overijssel?, ?Vriesland?, ?Mauritius? dan ?Hollandia? kembali ke Amsterdam dari ekspedisi kedua mereka di East Indies (Indonesia) pada 1599. Lukisan dibuat oleh Andries van Eertvelt berdasarkan lukisan gurunya, Hendrick Cornelisz Vroom (1566-1640) yang diabadikan di Rijksmuseum, Amsterdam.

KOMPAS.com - Seperti bangsa Eropa lainnya, faktor kedatangan Belanda ke Indonesia pada akhir abad ke-16 adalah untuk mencari rempah-rempah.

Kekayaan rempah-rempah yang dimiliki Indonesia kemudian memicu persaingan antara Belanda dengan bangsa Eropa lain yang lebih dulu sampai di kepulauan nusantara.

Bahkan, ambisi mereka untuk menguasai rempah-rempah juga menimbulkan persaingan antarkelompok atau kongsi dagang dalam satu bangsa.

Hal inilah yang kemudian menjadi latar belakang berdirinya kongsi dagang VOC (Vereenidge Oost Indische Compagnie).

Lantas, bagaimana sejarah masuknya VOC ke Indonesia?

Pembentukan VOC

Setelah berhasil mendapatkan rempah-rempah dari Indonesia, persaingan cukup keras terjadi antarperusahaan dagang Belanda.

Masing-masing ingin memenangkan kelompoknya supaya mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kenyataan ini mendapatkan perhatian khusus dari pihak pemerintah dan Parlemen Belanda.

Sebab, persaingan antarkongsi juga dapat merugikan Kerajaan Belanda sendiri.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Prins Maurits dari Parlemen Belanda pada 1598 mengusulkan agar antarkongsi dagang saling bekerja sama untuk membentuk sebuah perusahaan yang lebih besar.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.