Townshend Act: Latar Belakang, Tujuan, Dampak, dan Pencabutan

Kompas.com - 03/07/2021, 11:00 WIB
 Townshend Act Britannica Townshend Act

KOMPAS.com - Townshend Act adalah serangkaian kebijakan yang disahkan oleh Parlemen Inggris antara 1767-1768, yang menyangkut pajak atas barang-barang yang diimpor ke Amerika.

Sebutan Townshend Act diambil dari nama Charles Townshend, Menteri Keuangan Inggris yang mengusulkan undang-undang ini.

Undang-undang ini mendapatkan penolakan dari penduduk koloni yang melihat bahwa Parlemen semakin menyalahgunakan kekuasaannya.

Namun, Inggris merespon penolakan tersebut dengan mengirim pasukan ke koloni-koloni untuk tetap menegakkan undang-undang.

Alhasil, ketegangan antara Inggris dan koloni-koloninya semakin tinggi hingga menjelang pecahnya Revolusi Amerika.

Latar belakang dicetuskannya Townshend Act

Setelah Perang Tujuh Tahun selesai, pemerintah Inggris berusaha untuk mengatasi krisis keuangan yang menimpa negerinya dengan meraup pendapatan lebih dari koloninya di Amerika.

Undang-undang yang sebelumnya dikeluarkan seperti Sugar Act, Currency Act, dan Stamp Act, selalu mendapatkan protes keras di seluruh Amerika dan kurang berhasil dalam meningkatkan pendapatan negara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menenangkan rakyat, Parlemen Inggris mencabut beberapa kebijakan tersebut.

Namun, menyusul penghapusan kebijakan tersebut, Inggris mengeluarkan undang-undang hak-hak hukum (Declaratory Act), yang menyatakan bahwa Parlemen memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan yang dapat mengikat seluruh koloni tanpa kecuali.

Kebijakan itulah yang melatarbelakangi lahirnya Townshend Act.

Baca juga: Stamp Act, Pajak Perangko untuk Menutupi Kerugian Perang Inggris

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Sultan Hamengkubuwono III: Masa Pemerintahan dan Peninggalannya

Sri Sultan Hamengkubuwono III: Masa Pemerintahan dan Peninggalannya

Stori
Asal Usul Nama Bogor

Asal Usul Nama Bogor

Stori
Asal Usul Nama Lamongan

Asal Usul Nama Lamongan

Stori
Sejarah Kabupaten Pati

Sejarah Kabupaten Pati

Stori
Faktor Pendorong Kemunculan Zaman Renaissance

Faktor Pendorong Kemunculan Zaman Renaissance

Stori
Biografi Sri Sultan Hamengkubuwono II

Biografi Sri Sultan Hamengkubuwono II

Stori
Dampak Renaissance bagi Dunia

Dampak Renaissance bagi Dunia

Stori
Sri Sultan Hamengkubuwono I, Pendiri Kesultanan Yogyakarta

Sri Sultan Hamengkubuwono I, Pendiri Kesultanan Yogyakarta

Stori
Pengaruh Renaissance bagi Indonesia

Pengaruh Renaissance bagi Indonesia

Stori
Ngaben: Asal-usul, Tujuan, Prosesi, dan Macamnya

Ngaben: Asal-usul, Tujuan, Prosesi, dan Macamnya

Stori
Sejarah Wayang Kulit

Sejarah Wayang Kulit

Stori
Tarian Suling Dewa, Tari Pemanggil Hujan asal Lombok

Tarian Suling Dewa, Tari Pemanggil Hujan asal Lombok

Stori
Kondisi Eropa Sebelum Renaissance

Kondisi Eropa Sebelum Renaissance

Stori
Ritual Ujungan, Tarian Pemanggil Hujan

Ritual Ujungan, Tarian Pemanggil Hujan

Stori
Mengapa Aceh Menyerang Portugis di Malaka?

Mengapa Aceh Menyerang Portugis di Malaka?

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.