Maria Walanda Maramis: Kehidupan, Kiprah, Perjuangan, dan Akhir Hidup

Kompas.com - 28/05/2021, 19:11 WIB
Maria Walanda Maramis Wikimedia CommonsMaria Walanda Maramis

KOMPAS.com - Maria Walanda Maramis dikenal sebagai Pahlawan Nasional Indonesia. 

Ia turut berupaya memperjuangkan emansipasi wanita, khususnya memajukan hak dan kondisi perempuan pada awal abad ke-20.

Beberapa upaya yang ia kerahkan yaitu dengan mendirikan organisasi Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunnya (PIKAT) tahun 1917 di Manado. 

Selain itu, Walanda juga sukses memperjuangkan hak pilih perempuan dalam Badan Perwakilan Minahasa pada 1921. 

Baca juga: Sejarah Awal Kerajaan Gowa-Tallo

Kehidupan

Maria Walanda Maramis lahir di Kema, sebuah kota kecil di Sulawesi Utara, pada 1 Desember 1872. 

Orang tuanya bernama Maramis dan Sarah Rotinsulu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maria merupakan anak paling bungsu dari tiga bersaudara, kakak perempuannya Antje dan kakak laki-lakinya Andries. 

Saat berusia 6 tahun, Walanda menjadi yatim piatu. Sejak saat itu, ia pun diasuh oleh pamannya. 

Maria hanya bersekolah sampai di tingkat dasar, selama tiga tahun. 

Saat itu, anak-anak perempuan Minahasa tidak diperbolehkan sekolah lebih tinggi. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Kompas.com
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.