Kompas.com - 20/01/2022, 17:37 WIB
Ilustrasi siklus batuan di bumi geolsoc.org.ukIlustrasi siklus batuan di bumi


KOMPAS.com – Kehidupan di Bumi terjadi karena banyaknya siklus. Dari mulai siklus air, siklus nitrogen, hingga siklus hidup hewan dan tumbuhan. Selain siklus tersebut, ada juga yang dinamakan dengan siklus batuan.

Pengertian siklus batuan

Batuan yang berada di bumi tidak terbentuk begitu saja. Walaupun keras, batuan tidak selamanya menjadi batu. Mereka menjalani siklus hidupnya sendiri dalam waktu yang amat panjang dan disebut dengan siklus batuan.

Apa yang dimaksud dengan siklus batuan? Siklus batuan adalah daur hidup yang dialami oleh batuan pembentuk bumi. Pada dasarnya, batuan di bumi terbentuk dari magma dan seiring berjalannya waktu akan kembali ke dalam bentuk magma.

Baca juga: Batuan Beku: Definisi, Jenis, dan Penamaanya

Tahapan siklus batuan

Bagaimana proses terjadinya siklus batuan? Siklus batuan terdiri dari tiga jenis utama batuan yaitu batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf. Berikut adalah tahapan terjadinya siklus batuan di bumi!

Proses siklus batuanKompas.com/SILMI NURUL UTAMI Proses siklus batuan

Magma

Tahapan siklus batuan dimulai dengan magma yang berada di bawah permukaan bumi. Dilansir dari The Geological Society of Glasgow, ketika lempeng litosfer turun ke kerak bumi di zona subduksi, lempeng tersebut akan mengalami peleburan akibat panas bumi.

Kerak yang melebur akan membentuk zat cair yang panas dan dikenal sebagai magma. Magma kemudian akan keluar dari tempatnya melalui retakan lempeng atau gunung berapi.

Magma yang keluar ke permukaan bumi akan mengalami pendinginan yang diakibatkan oleh lingkungan luar. Magma yang mendingin kemudian akan mengeras dan membentuk batuan beku.

Baca juga: Batuan Sedimen: Definisi, Klasifikasi, dan Karakteristiknya

Batuan beku

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, pelapukam dan erosi akan memecah batuan beku menjadi kerikil, lumpur, dan menciptakan sedimen yang berukuran kecil. Selain oleh tenaga ekosgen bumi tersebut, pelapukan batuan juga dibantu oleh organisme hidup.

Sedimen tersebut kemudian akan dibawa oleh tenaga eksogen bumi lainnya dan terkumpul di cekungan permukaan bumi. Sedimen yang terkumpul tersebut kemudian mengendap dan perlahan mengeras, membentuk batuan sedimen.

Batuan sedimen

Batuan sedimen ini kemudian mengalami proses pelapukan sekali lagi, entah karena erosi atau aktivitas organisme hidup. Batuan sedimen kemudian membentu batuan jenis lain dan juga batuan metamorf.

Baca juga: Batuan Metamorf: Definisi dan Jenis-Jenisnya

Batuan metamorf

Dilansir dari National Geographic, batuan metamorf adalah batuan yang telah berubah bentuk karena panas atau tekanan yang sangat besar. Batuan metamorf kemudian terdorong jauh ke dalam permukaan bumi.

Hal tersebut membuatnya memasuki zona subduksi dan terkena panas bumi yang membuatnya mencair kembali menjadi magma. Sehingga, siklus batuan terulang kembali.

Tidak seperti siklus hidup tumbuhan atau hewan, siklus hidup batuan berjalan sangat lama. Keseluruhan prosesnya mungkin baru selesai dalam waktu jutaan tahun. Siklus batuan memegang peran penting dalam pembentukan berbagai batuan di bumi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.