Kompas.com - 07/04/2021, 17:09 WIB
Ilustrasi pola ragam hias geometris freepik.comIlustrasi pola ragam hias geometris

KOMPAS.com - Pernahkah kamu mendengar tentang ragam hias, atau mungkin lebih familier dengan sebutan ornamen.

Ornamen berasal dari bahasa latin ornamentum yang berarti hiasan atau dekorasi dan ornare yang berarti melengkapi atau menghiasi.

Sehingga ragam hias atau ornamen adalah suatu pola yang digunakan untuk menghiasi sesuatu.

Ragam hias atau ornamen digunakan sejak zaman prasejarah pada dinding-dinding gua, candi, perkamen, maupun sebagai hiasan tubuh.

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, ragam hias memilki motif yang beragam dimulai dari ragam hias flora, ragam hias fauna, ragam hias geometris, dan ragam hias figuratif.

Baca juga: Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Pola ragam hias geometris merupakan bentuk-bentuk geometris yang terbuat dari garis lurus, garis lengkung, dan titik. Bentuk geometris tersebut kemudian akan diulang-ulang sehingga membentuk suatu pola. Berikut adalah jenis-jenis ragam hias geometris:

Pola MeanderThe Complex Greek Meander: Abraham Swan, The British Architect, (1758), Plate LV (detail) Pola Meander

  • Swastika

Pola swastika adalah pola ragam hias geometris yang terdiri dari garis lurus yang berpotingan, garis zig-zag, dan huruf Z yang disusun sedemikian rupa. Pola ragam hias geometris biasa ditemukan pada kain batik, hiasan bangunan, dan keramik.

  • Pilin

Pola pilin merupakan pola ragam geometris yang terdiri dari garis-garis melengkung yang dipilin sehingga menyerupai huruf S. Pilin sering digunakan dalam batik dan juga hiasan pada furnitur.

  • Meander

Pola meander yaitu pola ragam berliku-liku. Dilansir dari Craftsmanspace, meander adalah pola geometris yang berasal dari budaya kuno Etruscan, Yunani Kuno, Romawi kuno, dan Bizantium.

Baca juga: Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

  • Ilustrasi pola kawungwikimedia.org/Alteaven Ilustrasi pola kawung
    Kawung

Pola geometris kawung adalah pola ragam geometris berasal dari sunda yang dari buah pohon kawung yang berarti aren. Buah pohon aren yang lonjong bernama kolang-kaling menjadi inspirasi dalam pola ragam geometris karung.

  • Tumpal

Pola tumpal ialah pola ragam geometris yang terbentuk dari kumpulan segitiga. Pada zaman dahulu, motif timpal dikaitkan dengan hal-hal berbau mistis dan magis.

  • Ceplokan

Pola ceplokan yakni pola ragam geometri yang terdiri dari satu bentuk geometri. Satu motif geometri tersebut kemudian diulang-ulang hingga membentuk pola ceplokan. Ceplokan biasanya terlihat pada kain batik dengan meted cap.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X