Kompas.com - 26/02/2021, 14:23 WIB
Sultan Agung Hanyokrokusumo wikimedia.org/Artculture Indonesia/Basoeki BawonoSultan Agung Hanyokrokusumo

KOMPAS.com - Sultan Agung Hanyokrokusumo merupakan sultan ke-3 yang memerintah Kesultanan Mataram.

Di bawah kempemimpinannya, Mataram berkembang cukup pesat dan menjadi kerajaan besar di Nusantara. Salah satu perjuangan beliau yang membekas adalah perlawanannya terhadap VOC di Batavia.

Berikut biografi Sultan Agung Hanyokrokusumo beserta perjuangannya:

Memiliki nama kecil Raden Mas Jatmiko

Dalam buku Sejarah Raja-Raja Jawa (2011) oleh Purwadi, Sultan Agung Hanyokrokusumo memiliki nama kecil Raden Mas Jatmiko yang berarti sopan dan rendah hati.

Beliau juga diberi nama Pangeran Rangsan yang artinya bergairah. Sultan Agung merupakan anak pertama dari Prabu Hadi Hanyakrawati dan Ratu Mas Adi Dyah Banawati putri dari Prabu Wijaya.

Baca juga: Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Bapak Pramuka Indonesia

Sultan Agung lahir di Mataran (Yogayakarta tepatnya Kota Gede) pada 14 November 1593. Sultan Agung merupakan penguasa yang berusaha mengembangkan agama Islam di pulau Jawa.

Latar belakang pendidikan yang diterima beliau adalah pengetahuan agama yang didapat dari beberapa wali. Wali yang sangat berperan dan berpengaruh terhadap Sultan Agung adalah Sunan Kalijaga.

Sunan Kalijaga dijadikan guru dan dianggap sebagai penasehat atau pembimbung Sultan Agung di bidang Agama. Dari Sunan Kalijaga, beliau mendapatkan ajaran tentang agama.

Seperti raja-raja Mataram lainnya, Sultan Agung memiliki dua orang permaisuri, yaitu:

  1. Kanjeng Ratu Mas Tinumpuk, putri dari Suktan Cirebon. Melahirkan keturunan Raden Mas Syahwawrat atau disebut Pangeran Alit. Kanjeng Ratu Mas Tinumpuk mendapatkan gelar Kanjeng Ratu Kulon sebagai permaisuri yang dituakan dan memiliki kedudukan lebih tinggi dibandingkan permaisuri yang lain.
  2. Kanjeng Ratu Batang, putri Pangeran Upasanta dari Batang. Melahirkan Raden Mas Sayidin alias Amangkurat I. Mendapatkan gelar Kanjeng Ratu Wetan sebagai permaisuri muda.

Baca juga: Biografi Sultan Hasanuddin, si Ayam Jantan dari Timur

Kepribadian Sultan Agung

Berdasarkan buku Puncak Kekuasaan Mataram: Politik Ekspansi Sultan Agung (2002) oleh H.J De Graaf, Sultan Agung terkenal sebagai raja Mataram yang tangkas, cerdas, dan taat agama.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X