Kompas.com - 14/12/2020, 18:00 WIB
Seniman yang tergabung dalam Teater Koma membawakan teatrikal berjudul Goro-Goro: Mahabarata 2 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019). Lakon ini merupakan produksi ke-158 Teater Koma dan juga sebagai pentas besar pertama Teater Koma di tahun 2019 serta akan dipentaskan di Graha Bhakti Budaya dan Taman Ismail Marzuki mulai 25 Juli hingga 4 Agustus 2019. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSeniman yang tergabung dalam Teater Koma membawakan teatrikal berjudul Goro-Goro: Mahabarata 2 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019). Lakon ini merupakan produksi ke-158 Teater Koma dan juga sebagai pentas besar pertama Teater Koma di tahun 2019 serta akan dipentaskan di Graha Bhakti Budaya dan Taman Ismail Marzuki mulai 25 Juli hingga 4 Agustus 2019.

KOMPAS.com - Teater hidup dan berkembang di tengah-tengah kehidupan manusia. Teater cukup dikenal oleh masyarakat Nusantara sebagai salah satu bentuk kesenian rakyat.

Teater muncul di berbagai daerah dengan bentuk dan penampilan yang disesuaikan dengan pola, tata cara, adat istiadat, dan kekhasan daerah. 

Dari berbagai perbedaan penyajian, tiap daerah memiliki bentuk teater yang beraneka ragam.

Dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), bentuk teater Nusantara berdasarkan wujud pertunjukan dan isi ceritanya dibedakan menjadi tiga, yakni tragedi, komedi, dan tragikomedi. 

Berikut penjelasannya: 

  • Tragedi 

Bentuk teater tragedi isi ceritanya penuh dengan konflik-konflik dan memunculkan tragedi kehidupan manusia. 

Baca juga: Seni Teater Kontemporer: Pengertian dan Cirinya

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tragedi merupakan sandiwara sedih (pelaku utamanya menderita kesengsaraan lahir dan batin yang luar biasa atau sampai meninggal). 

Biasanya tokoh utama dalam pertunjukan teater mengalami kegagalan dan akhir cerita yang menyedihkan.

Efek yang bisa didapat oleh penonton dalam bentuk tragedi, penonton akan turut menghayati nasib yang dialami oleh tokoh. 

Setelah menonton pertunjukan, penonton biasanya akan mengadakan introspeksi pada diri sendiri dan akan merasakan kelegaan.  

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X