Penawaran dalam Kegiatan Ekonomi

Kompas.com - 12/10/2020, 13:40 WIB
  • Teknologi yang digunakan

Kemajuan teknologi memberi dua dampak penting. Pertama, produksi dapat ditambah dengan lebih cepat.

Kedua, biaya produksi menjadi semakin murah. Alhasil keuntungan yang diperoleh menjadi lebih tinggi.

  • Jumlah pedagang atau penjual

Apabila jumlah penjual suatu produk semakin banyak, maka penawaran terhadap barang tersebut akan bertambah. Sebaliknya, apabila jumlah penjual berkurang, maka jumlah barang ditawarkan akan menurun.

  • Kebijakan pemerintah

Sebagai contoh beras merupakan bahan pokok dalam negeri. Apabila pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan untuk mengurangi impor beras dan meningkatkan produksi dalam negeri.

Baca juga: Pola Perilaku Konsumen dalam Kegiatan Ekonomi

Maka para petani akan menanam padi tertentu yang memberikan hasil banyak setiap panennya. Contoh kebijakan seperti ini jelas akan menambah penawaran beras dalam negeri dan keperluan impor beras dapat dikurangi.

Ilustrasi hukum penawaran freepik.com Ilustrasi hukum penawaran
Hukum Penawaran

Perbandingan lurus antara harga terhadap jumlah barang yang ditawarkan disebut sebagai Hukum Penawaran.

Dalam buku Teori Ekonomi Mikro (2009) karya Eeng Ahman dan Yana Rohmana, berikut bunyi Hukum Penawaran:

"Jika harga naik, maka penawaran akan meningkat. Sebaliknya jika harga turun, maka penawaran juga akan turun dengan asumsi ceteris paribus Ceteris paribus berarti hal-hal lain dianggap sama"

Baca juga: Circular Flow Diagram dalam Kegiatan Ekonomi

Contoh, apabila harga es krim naik dari Rp 5.000 per bungkus menjadi Rp 7.000 per bungkus, maka penjual es krim akan menambah jumlah barang yang ditawarkan. Tujuannya jelas yaitu untuk menambah laba atau keuntungan.

Apabila harga es krim turun dari Rp 5.000 menjadi Rp 4.000, maka penjual es krim akan mengurangi jumlah produksi es krimnya. Tujuannya untuk meminimalisir kerugian yang dialami oleh penjual.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumus Luas Permukaan Limas

Rumus Luas Permukaan Limas

Skola
Tari Gareng Lameng, Ungkapan Syukur Masyarakat NTT

Tari Gareng Lameng, Ungkapan Syukur Masyarakat NTT

Skola
Tari Lenso, Berasal dari Bahasa Portugis

Tari Lenso, Berasal dari Bahasa Portugis

Skola
Interval Nada Harmonis dan Melodis

Interval Nada Harmonis dan Melodis

Skola
Peran IPTEK dalam Menunjang Kegiatan Ekonomi

Peran IPTEK dalam Menunjang Kegiatan Ekonomi

Skola
Tari Bedana, Cermin Tata Kehidupan Masyarakat Lampung

Tari Bedana, Cermin Tata Kehidupan Masyarakat Lampung

Skola
10 Patung Tertinggi di Dunia

10 Patung Tertinggi di Dunia

Skola
Tari Cangget, Tarian Tradisional Provinsi Lampung

Tari Cangget, Tarian Tradisional Provinsi Lampung

Skola
Kenapa Hujan Bikin Lapar?

Kenapa Hujan Bikin Lapar?

Skola
Gejala Listrik Dinamis

Gejala Listrik Dinamis

Skola
Ciri-Ciri Manusia Wirausaha

Ciri-Ciri Manusia Wirausaha

Skola
Definisi Kekuasaan Menurut Para Ahli

Definisi Kekuasaan Menurut Para Ahli

Skola
Tari Kancet Papatai, Tarian Perang dari Kalimantan Timur

Tari Kancet Papatai, Tarian Perang dari Kalimantan Timur

Skola
Mengapa Cheetah dan Kuda Sangat Lincah?

Mengapa Cheetah dan Kuda Sangat Lincah?

Skola
Makna Lagu Gundul-Gundul Pacul, Nasihat bagi Penguasa

Makna Lagu Gundul-Gundul Pacul, Nasihat bagi Penguasa

Skola
komentar
Close Ads X