Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Republik Indonesia Serikat 1949

Kompas.com - Diperbarui 28/01/2022, 13:05 WIB
Serafica Gischa

Penulis

Sumber Kemdikbud

KOMPAS.com - Setelah memproklamasikan diri pada 17 Agustus 1945, Indonesia masih mendapat ancaman dari Belanda.

Ancaman ini, dan berbagai masalah lainnya, membuat Indonesia kerap berganti-ganti bentuk pemerintahan. Salah satu bentuk yang pernah diterapkan di Indonesia adalah Republik Indonesia Serikat (RIS).

Apa itu Republik Indonesia Serikat (RIS)?

Republik Indonesia Serikat adalah suatu negara federasi yang berdiri yang berdiri pada tanggal 27 Desember 1949 sebagai hasil kesepatakan tiga pihak dalam Koferensi Meja Bundar (KMB). Tiga pihak tersebut, yaitu:

  • Republik Indonesia
  • Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO)
  • Belanda

Kesepakatan itu juga disaksikan oleh United Nations Commission for Indonesia (UNCI) sebagai perwakilan dari PBB.

Baca juga: Terbentuknya Republik Indonesia Serikat

Apa latar belakang terbentuknya RIS?

Belanda ingin kembali menguasai Indonesia dengan cara memecah belahnya. Hal ini dilakukan dengan mendirikan negara boneka di bawah kendalinya seperti negara Sumatera Timur, negara Indonesia Timur, negara Pasundan, dan negara Jawa Timur.

Sejalan dengan usaha Belanda tersebut, terjadilah invasi atau pertempuran fisik yang dikenal dengan Agresi Militer I pada 1947 dan Agresi Militer II pada 1948.

Hal tersebut mengundang keprihatinan dunia hingga PBB mendesak pemerintah Belanda dan pemerintah Indoensia untuk melakukan perundingan yang dikenal sebagai Koferensi Meja Bundar.

Dalam Koferensi Meja Bundar dihasilkan tiga buah persetujuan pokok, yaitu:

  • Mendirikan Negara Republik Indonesia Serikat
  • Penyerahan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat
  • Didirikan Uni antara Republik Indonesia Serikat dan Kerajaan Belanda

Selama berlangsungnya KMB di Den Haag, dibentuk Panitia Ketatanegaraan dan Hukum Tata Negara yang antara lain membahas rancangan Konstitusi Sementara Republik Indonesia Serikat.

Panitia ini sudah menyelesaikan pekerjaannya dan pada 29 Oktober 1949, antara wakil-wakil Republik Indonesia dan BFO, serta negara-negara federal yang dibentuk Belanda menandatangani Piagam Persetujuan tentang Konstitusi Republik Indonesia Serikat.

Baca juga: Klasifikasi Kementerian Negara Republik Indonesia

Adapun negara-negara bagian RIS berdasarkan Piagam Konstitusi RIS yakni tujuh negara bagian, yaitu:

  • Negara Republik Indonesia
  • Negara Indonesia Timur
  • Negara Pasundan
  • Negara Jawa Timur
  • Negara Madura
  • Negara Sumatera Timur
  • Negara Sumatera Selatan

Baca juga: Sejarah Hari Lahir Pancasila

Kemudian juga sembilan satuan kenegaraan yang berdiri tegak sendiri yakni:

  • Jawa Tengah
  • Belitung
  • Kalimantan Barat
  • Daerah Banjar
  • Kalimantan Timur
  • Bangka
  • Riau
  • Dayak Besar
  • Kalimantan Tenggara

Apa itu konstitusi RIS?

Berdirinya Negara Republik Indonesia Serikat, maka Konstitusi RIS sebagai Undang-Undang Dasarnya. Sehingga UUD 1945 hanya berlaku untuk salah satu negara bagian, yaitu Negara Republik Indonesia di Yogyakarta.

Sementara bentuk negara berubah dari kesatuan menjadi federal dan sistem pemerintahannya dari presidensial versi UUD 1945 menjadi parlementer.

Baca juga: Sistem Demokrasi di Indonesia

Konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS) adalah konstitusi yang berlaku di Republik Indonesia Serikat sejak tangga 27 Desember 1949 hingga diubahnya kembali bentuk federal RIS menjadi kesatuan RI.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

5 Perbedaan DNA dan RNA yang Penting untuk Diketahui

5 Perbedaan DNA dan RNA yang Penting untuk Diketahui

Skola
Cerita Legendha Basa Jawa

Cerita Legendha Basa Jawa

Skola
Bahasa Jawa: Ngandharake Crita Legendha

Bahasa Jawa: Ngandharake Crita Legendha

Skola
Bahasa Jawa: Ngandharake Surasa lan Nulis Tembang

Bahasa Jawa: Ngandharake Surasa lan Nulis Tembang

Skola
Ngandharake Pawarta dalam Bahasa Jawa

Ngandharake Pawarta dalam Bahasa Jawa

Skola
Perbedaan Each dan Every dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Each dan Every dalam Bahasa Inggris

Skola
Warnanipun Ukara Basa Jawa

Warnanipun Ukara Basa Jawa

Skola
30 Irregular Plural Nouns beserta Artinya

30 Irregular Plural Nouns beserta Artinya

Skola
Teori Morfologi (Widya Tembung) Bahasa Jawa

Teori Morfologi (Widya Tembung) Bahasa Jawa

Skola
Simple Past Future Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan Contohnya

Simple Past Future Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan Contohnya

Skola
Fonologi (Widya Swara) dalam Bahasa Jawa

Fonologi (Widya Swara) dalam Bahasa Jawa

Skola
Perbedaan End dan Finish dalam Bahasa Inggris

Perbedaan End dan Finish dalam Bahasa Inggris

Skola
Apa Itu Bahasa Bagongan?

Apa Itu Bahasa Bagongan?

Skola
6 Jenis Tindak Tutur Ilokusi beserta Contohnya

6 Jenis Tindak Tutur Ilokusi beserta Contohnya

Skola
Pengertian Kelipatan, Kelipatan Persekutuan, dan Faktor Bilangan

Pengertian Kelipatan, Kelipatan Persekutuan, dan Faktor Bilangan

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com