Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/09/2023, 12:30 WIB
Monika Novena,
Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Beberapa ilmuwan mendorong agar nama spesies hewan yang diberikan berdasarkan orang-orang dengan latar belakang kontroversial, seperti kumbang Hitler dan kupu-kupu Mussolini, supaya diganti.

Nama spesies kumbang Hitler dan kupu-kupu Mussolini diambil dari dua tokoh kontroversial yakni Adolf Hitler dan Benito Mussolini.

Selama ini semua jenis hewan, tumbuhan, dan mikroba yang hidup dan punah memiliki nama ilmiah dua kata yang digunakan merujuk pada spesies tersebut. Misalnya Homo sapiens untuk manusia modern.

Kata pertama (Homo) adalah nama genus yang diberikan kepada semua spesies yang berkerabat dekat. Sedangkan kata kedua (sapiens) diberikan kepada satu spesies.

Nama spesies yang kontroversi

Dikutip dari Live Science, Sabtu (16/9/2023) para ilmuwan yang menemukan spesies atau genus baru biasanya diberi tanggung jawab untuk memberi nama temuan mereka.

Baca juga: Apakah Hewan yang Umurnya Paling Pendek?

Belakangan ini, muncul serentetan spesies yang diberi nama sesuai nama selebriti seperti Taylor Swift, Leonardo DiCaprio, serta tokoh politik seperti presiden Amerika Serikat.

Namun, di masa lalu, proses ini menyebabkan beberapa spesies diberi nama orang-orang yang kontroversial, seperti Hitler dan Mussolini.

Setidaknya ada dua spesies yang diberi nama Hitler yakni Rochlingia hitleri, serangga terbang punah dari zaman Karbon (359 juta hingga 299 juta tahun lalu) yang ditemukan oleh ahli paleontologi Jerman pada tahun 1934.

Lalu Anophthalmus hitleri, kumbang gua buta dari Slovenia yang diberi nama oleh peneliti Jerman pada tahun 1937.

Sementara nama Mussolini diberikan untuk spesies kupu-kupu, Hypopta mussolinii, yang berasal dari Libya, salah satu negara yang diduduki Italia pada masa Mussolini.

Baca juga: Apakah Lubang Hitam Terdekat Bumi Sangat Dekat?

 

Selain tidak sensitif dan ketinggalan jaman, nama-nama tersebut dapat menimbulkan masalah bagi hewan itu sendiri.

Contohnya, A. hitleri justru hampir punah karena kolektor neo-Nazi membayar ribuan dolar untuk mendapatkan spesimen mereka

Banyak ilmuwan sekarang percaya bahwa inilah saatnya untuk mengakui kesalahan masa lalu dan meninggalkan kontroversi dengan mengganti nama spesies tersebut.

Namun, badan penyelenggara yang bertugas memberi nama pada spesies hewan sangat menentang gagasan tersebut.

Perubahan nama spesies

Pada bulan Januari, Komisi Internasional tentang Tata Nama Zoologi (ICZN), organisasi yang menyetujui dan mencatat nama semua spesies hewan, menerbitkan sebuah makalah di Zoological Journal of the Linnean Society.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com