Kompas.com - 17/05/2022, 08:05 WIB

KOMPAS.com - Seorang wisatawan meninggal dunia usai tersambar petir saat berkemah di Camp Gayatri, Cisarua, Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/5/2022).

Wisatawan tersebut bernama Ajeng Wahyuni (18), asal Bekasi, Jawa Barat.

Diceritakan bahwa saat cuaca sedang mendung, Ajeng yang sedang memasak sembari memainkan ponsel di depan tenda kemah tiba-tiba tersambar petir sekitar pukul 15.15 WIB pada hari Sabtu itu.

“Korban sedang memasak di depan tenda tempat korban menginap tersebut dan pada saat korban sedang memainkan handphone sambil memasak, korban tersambar petir,” ungkap Kapolsek Cisarua Polres Bogor, Kompol Supriyanto di Bogor dikutip dari Antara, Minggu (15/5/2022).

Baca juga: Viral Satpam Tersambar Petir, Apa yang Harus Dihindari Saat Petir Menyambar?

Benarkah main ponsel saat cuaca mendung bisa memicu seseorang tersambar petir?

Peneliti petir sekaligus Guru Besar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Reynaldo Zoro menjelaskan, petir itu selalu akan menyambar struktur yang tinggi, yang paling dekat dengan awan di atasnya.

“Jadi kalo main ponsel berada di tempat terbuka yang bisa kena petir, bukan karena ponselnya (seseorang itu tersambar petir),” kata Zoro kepada Kompas.com, Senin (16/5/2022).

Zoro menjelaskan, frekuensi ponsel tersebut sebenarnya tidak ada hubungannya dengan frekuensi petir.

Hal ini dikarenakan, radiasi elektromagnetik dari ponsel cukup kecil sekali. sehingga cukup sulit untuk memicu terjadinya sambaran atau menarik energi petir.

“Ini yang harus diluruskan. Enggak nyambung pemakaian ponsel dengan sambaran petir,” jelasnya.

Dengan begitu, penjelasan ilmiah terkait sambaran petir ketika wisatawan tersebut main ponsel, adalah karena pada umumnya orang yang menggunakan ponsel cenderung akan mencari tempat ketinggian dan terbuka supaya mendapatkan sinyal.

Menurut Zoro, di sinilah masalahanya. Dengan kategori petir yang memang lebih suka menyambar tempat terbuka dan bangunan, pohon ataupun tempat yang lebih tinggi, maka potensi seseorang yang menggunakan ponsel di tempat terbuka dan ketinggian akan lebih besar lagi.

“Dia menjadi easy (mudah) target buat petir,” tegasnya.

Baca juga: Bagaimana Manusia Bisa Tersambar Petir?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.