Kompas.com - 12/02/2022, 17:34 WIB

KOMPAS.com - Tahukah kamu perbedaan HIV dan AIDS? Banyak yang mengira keduanya adalah penyakit yang sama. Padahal, walau saling berhubungan. Keduanya adalah kondisi yang berbeda. Baca terus artikel ini untuk tahu lebih banyak fakta tentang HIV/AIDS.

1. HIV adalah penyakit menular

HIV adalah singkatan dari human immunodeficiency virus. HIV merupakan penyakit yang menyerang CD4, yaitu salah satu bagian dari sistem imun manusia. Dengan sistem imun yang lemah akibat diserang HIV, pasien HIV akan mudah terkena infeksi oportunistis atau infeksi sekunder. Oleh karena itu, gejala yang ditunjukkan oleh pasien HIV sangat bervariasi.

Beberapa contoh gejala infeksi HIV antara lain, influenza, berat badan turun, demam, diare, hingga penyakit yang lebih parah seperti tuberkulosis dan meningitis. Namun, pasien HIV juga bisa hidup tanpa menunjukkan gejala apapun.

2. AIDS berbeda dengan HIV

AIDS adalah singkatan dari acquired immunodeficiency syndrome. AIDS adalah kondisi yang bisa menyerang pasien HIV dengan CD4 berada di bawah 200 dan menimbulkan kumpulan gejala yang mengganggu kualitas hidup.

Pasien HIV tidak selalu terkena AIDS. Jika pasien HIV terdeteksi sejak awal dan terus melakukan perawatan, pasien HIV bisa hidup normal dan tercegah dari AIDS.

3. HIV tidak bisa disembuhkan

Hingga saat ini, dunia belum menemukan obat yang bisa menyembuhkan HIV secara total. Namun, terdapat obat yang mampu mengontrol HIV, yaitu obat antiretroviral (ART).

Obat ART mampu menekan replikasi virus dalam tubuh pasien, sehingga membantu memperkuat sistem imun pasien. Dengan begitu, pasien HIV akan terhindar dari infeksi oportunistis.

Baca juga: Hari AIDS Sedunia, Kenali Gejala HIV sejak Minggu Pertama Terinfeksi

4. HIV/AIDS menjadi masalah kesehatan dunia

HIV/AIDS menjadi masalah kesehatan publik di seluruh negara. Dilansir dari World Health Organization (WHO), diperkirakan lebih dari 37,7 juta orang di dunia hidup dengan HIV pada akhir tahun 2020. Lebih dari dua per tiga dari total orang yang terkena HIV berasal dari Afrika.

Tingkat kematian akibat HIV/AIDS cukup tinggi. Pada tahun 2020, tercatat sekitar 680.000 orang meninggal akibat HIV. Selain itu, kasus baru HIV pada tahun 2020 diperkirakan mencapai 1,5 juta jiwa.

5. HIV bisa dicegah

Walaupun penyakit menular, HIV adalah penyakit yang bisa dicegah. Berikut adalah rekomendasi WHO untuk mencegah penularan HIV:

  • Menggunakan pengaman ketika berhubungan seksual
  • Menghindari berganti-ganti pasangan
  • Melakukan tes HIV dan penyakit menular seksual lainnya
  • Menghindari penggunaan jarum suntik bekas
  • Mencegah transmisi HIV dari ibu ke anak
  • Melakukan sunat atau sirkumsisi
  • Jika terpapar faktor risiko, Anda bisa mengonsumsi ART sebagai pencegahan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Penyebab Perubahan Iklim

5 Penyebab Perubahan Iklim

Fenomena
Ketahui Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air Menurut Dokter

Ketahui Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air Menurut Dokter

Kita
Harta Karun Emas Permata Ditemukan di Kapal Karam Berusia 366 Tahun

Harta Karun Emas Permata Ditemukan di Kapal Karam Berusia 366 Tahun

Fenomena
Cacar Monyet Belum Ada di Indonesia, Dokter: Bila Ada 1 Kasus, Harus Dinyatakan Kejadian Luar Biasa

Cacar Monyet Belum Ada di Indonesia, Dokter: Bila Ada 1 Kasus, Harus Dinyatakan Kejadian Luar Biasa

Kita
Apa Dampak Perubahan Iklim terhadap Kesehatan?

Apa Dampak Perubahan Iklim terhadap Kesehatan?

Oh Begitu
Astronom Cari Meteorit Antarbintang Menggunakan Magnet Besar, Untuk Apa?

Astronom Cari Meteorit Antarbintang Menggunakan Magnet Besar, Untuk Apa?

Fenomena
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan, Berpotensi Sebabkan Cuaca Ekstrem di Wilayah Berikut

BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan, Berpotensi Sebabkan Cuaca Ekstrem di Wilayah Berikut

Fenomena
Badai Matahari Dilaporkan Hantam Medan Magnet Bumi, Apa Dampaknya?

Badai Matahari Dilaporkan Hantam Medan Magnet Bumi, Apa Dampaknya?

Fenomena
Memperkuat Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional, Ini Komitmen BMKG

Memperkuat Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional, Ini Komitmen BMKG

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

Oh Begitu
Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Kita
Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Oh Begitu
Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Kita
Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Kita
Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.