Kompas.com - 27/01/2022, 11:01 WIB


KOMPAS.com - Setelah vaksin pertama disuntikkan di Indonesia, saat ini masyarakat mulai percaya akan keamanan dan keampuhan vaksin Covid-19. Survei menunjukkan keraguan pedagang pasar akan manfaat vaksin Covid-19 pun mulai menurun.

Berkaitan dengan menurunnya keraguan dan perubahan persepsi masyarakat mengenai keamanan dan keampuhan vaksin, seiring dengan berkurangnya rasa khawatir akan efektivitas dan efek samping yang ditimbulkan setelah divaksin.

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap vaksin Covid-19 yang mulai meningkat ini ditunjukkan dari hasil survei Katadata Insight Center (KIC). 

Sebagai informasi, penelitian ini merupakan kerjasama antara Katadata Insight Center, Katadatata.co.id dan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) yang didukung oleh Google News Initiative.  

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Katadata sebagai media bersama Asparindo mendukung upaya vaksinasi dengan melalui program cek fakta serta edukasi serta sosialisasi tentang hoaks vaksinasi kepada pedagang pasar. 

Survei untuk memonitor perilaku dan sikap pedagang pasar dilakukan dua kali, sebelum sosialisasi dan setelah sosialiasi. 

Survei Informasi dan Kesediaan Vaksinasi Tahap Dua dilakukan terhadap 1.061 responden pedagang pasar dari seluruh Indonesia dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling.

Baca juga: Daftar 5 Kelompok Prioritas Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua, dari Guru hingga Pedagang

Berikut beberapa fakta survei tingkat keraguan dan kekhawatiran masyarakat atas vaksin Covid-19 yang mulai turun.

1. Hanya 6,6 persen yang masih ragu

Untuk mendapatkan data ini, KIC melakukan survei pada 1.061 pedagang pasar di 34 provinsi di Indonesia.

Berdasarkan survei KIC tersebut, hanya tersisa kurang dari 10 persen responden yang tetap khawatir mengenai efektivitas vaksin dan efek sampingnya.

Sisanya lebih sedikit dari satu persen saja responden yang berubah dari tenang menjadi kuatir akan kedua hal tersebut.

“Ada peningkatan pada persentase pegadang yang menyatakan setuju jika vaksin efektif dan aman," kata Vivi dalam keterangan rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (26/1/2022).

Pada survei pertama (baseline) sebanyak 17,8 persen pedagang menyatakan ragu akan efektivitas vaksin. 

"Namun setelah 5 bulan kami lakukan sosialisasi, berikan informasi yang benar serta melakukan cek fakta hoaks, (pedagang pasar) yang ragu akan efektivitas vaksin (Covid-19) menurun menjadi 6,6 persen saja," kata  Vivi dalam webinar Survei Katadata Insight Centre X Asparindo: Cek Fakta untuk Halau Hoaks di Pedagang Pasar, Rabu. 

Baca juga: Ilmuwan Ungkap Alasan Vaksin Covid-19 Sebabkan Siklus Menstruasi Lebih Lama

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.