Kompas.com - 23/10/2021, 20:32 WIB
Seismograf atau alat pencatat gempa. Shutterstock/BelishSeismograf atau alat pencatat gempa.
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Secara sederhana, seismograf adalah alat pencatat gempa. Fungsi seismograf adalah untuk mengukur pergerakan Bumi.

Alat ini terdiri dari sensor pendeteksi gerakan tanah yang disebut seismometer yang digabungkan dengan sistem perekaman.

Lantas, bagaimana cara alat pencatat gempa bekerja?

Seismometer sederhana yang peka terhadap gerakan naik-turun Bumi dapat dipahami dengan memvisualisasikan beban yang tergantung pada pegas.

Pegas dan bebas yang digantungkan pada kerangka akan bergerak mengikuti permukaan Bumi.

Baca juga: Gempa Hari Ini: Catatan Sejarah Gempa Merusak di Sekitar Salatiga

Ketika Bumi bergerak, gerakan relatif antara berat dan Bumi memberikan ukuran gerakan tanah vertikal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika sistem perekaman dipasang dengan pena yang dipasang pada massa, gerakan relatif antara berat dan Bumi dapat direkam untuk menghasilkan catatan gerakan tanah yang disebut seismogram.

Dilansir dari Incorporated Research Institutions for Seismology (IRIS), seismograf bekerja berdasarkan prinsip inersia-benda diam, yakni ia akan tetap diam kecuali ada gaya yang diterapkan.

Seismometer yang digunakan dalam studi gempa dirancang agar sangat sensitif terhadap gerakan tanah. Bahkan, gerakan sekecil 1/10.000.000 cm dapat dideteksi di lokasi yang sangat sunyi.

Sementara itu, seismometer modern sudah dapat menghasilkan tegangan listrik yang direkam oleh komputer.

Baca juga: Gempa Terkini: 4 Fakta Gempa Salatiga yang Sudah Terjadi 7 Kali Susulan

Dengan memodifikasi susunan pegas, berat, serta rangka, seismometer dapat merekam gerakan ke segala arah.

Seismometer juga biasanya merekam gerakan tanah yang disebabkan oleh berbagai sumber dan buatan manusia, seperti mobil truk di jalan raya atau ombak laut yang menerjang pantai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inggris Setujui Obat Covid-19 Satrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Satrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Oh Begitu
Fakta-fakta Kelinci Laut, Siput Tanpa Cangkang yang Mirip Kelinci

Fakta-fakta Kelinci Laut, Siput Tanpa Cangkang yang Mirip Kelinci

Oh Begitu
Perbandingan Varian Omicron dengan Varian Delta, Ahli: Belum Tentu Lebih Berbahaya

Perbandingan Varian Omicron dengan Varian Delta, Ahli: Belum Tentu Lebih Berbahaya

Oh Begitu
Cara Melihat Komet Leonard Sepanjang Desember 2021 Ini

Cara Melihat Komet Leonard Sepanjang Desember 2021 Ini

Fenomena
Misteri Varian Omicron Butuh Waktu Berminggu-minggu untuk Dipecahkan

Misteri Varian Omicron Butuh Waktu Berminggu-minggu untuk Dipecahkan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.