Kompas.com - 23/09/2021, 18:41 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Tumbuhan lumut mudah dijumpai di tempat-tempat yang lembap. Biasanya, tumbuhan berwarna hijau ini juga ditemukan menempel pada batang pohon.

Tumbuhan lumut dapat melakukan fotosintesis karena di dalam tubuhnya ditemukan klorofil atau zat hijau daun. Zat ini pula yang menyebabkan lumut berwarna hijau.

Tumbuhan lumut merupakan tumbuhan darat (terrestrial) yang pertama dan termasuk tumbuhan peralihan dari tumbuhan talus ke tumbuhan kormus.

Adapun yang dimaksud dengan tumbuhan kormus adalah tumbuhan yang memiliki akar, batang, dan daun sejati.

Dilansir dari Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), tumbuhan lumut belum memiliki akar, batang, dan daun sejati.

Baca juga: Macam-macam Gerak Esionom pada Tumbuhan

Akar lumut masih berupa rizoid atau akar semu. Rizoid ini berfungsi sebagai alat perekat dan menyerap air serta unsur-unsur hara.

Jenis-jenis tumbuhan lumut

Tumbuhan lumut dibagi menjadi tiga kelas, yakni lumut hati (Hepaticopsida), lumut tanduk (Anthocerotopsida), dan lumut sejati (Bryopsida).

1. Lumut hati

Lumut hati memiliki bentuk lembaran yang di bagian bawahnya terdapat rizoid. Rizoid tersebut akan menempel dan menyerap zat hara.

Biasanya, lumut hati hidup dengan menempel di atas permukaan tanah yang lembap. Ada pula lumut hati yang hidup dengan terapung di air.

Contoh tumbuhan lumut hati adalah Ricciocarpus natans yang hidup mengapung di air dan Marchantia polymorpha.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

Oh Begitu
Media Sosial Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Media Sosial Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kita
Apa yang Menyebabkan Fenomena Pelangi Kembar?

Apa yang Menyebabkan Fenomena Pelangi Kembar?

Fenomena
3 Tahap Siklus Regenerasi Sperma

3 Tahap Siklus Regenerasi Sperma

Kita
5 Penyebab Berat Badan Susah Naik, Diabetes hingga Efek Obat

5 Penyebab Berat Badan Susah Naik, Diabetes hingga Efek Obat

Kita
5 Fakta Hiu Banteng, Ikan Hiu yang Paling Berbahaya

5 Fakta Hiu Banteng, Ikan Hiu yang Paling Berbahaya

Oh Begitu
4 Manfaat Ikan Tuna untuk Kesehatan

4 Manfaat Ikan Tuna untuk Kesehatan

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.