Kompas.com - 16/08/2021, 12:00 WIB
Ilustrasi MIS-C pada anak setelah sembuh dari Covid-19 freepikIlustrasi MIS-C pada anak setelah sembuh dari Covid-19

KOMPAS.com - Anak yang telah sembuh dari Covid-19 berisiko terkena MIS-C. MIS-C adalah singkatan dari Multisystem Inflammatory Syndrome in Children.

Apa itu MIS-C?

Dilansir dari Johns Hopkins Medicine, MIS-C adalah reaksi inflamasi yang terjadi pada anak empat minggu setelah infeksi virus SARS-CoV-2. Gejala awalnya adalah demam, ruam, mata merah, dire, dan muntah.

Gejala ini bisa bertambah buruk. Jika tidak segera dirawat, kondisi ini akan mempengaruhi jantung, pembuluh darah, dan organ lainnya.

Kondisi ini bisa menyerang anak yang terinfeksi Covid-19, baik yang menunjukkan gejala, maupun yang tampak gejala. Hanya saja, bagi anak yang tanpa gejala, terkadang orang tua tidak mengetahui jika anaknya sudah pernah terkena covid dan diketahui dari adanya antibodi di dalam tubuhnya.

Baca juga: Riset: Gejala Long Covid pada Anak Jarang Terjadi

Gejala MIS-C

Berikut adalah gejala yang mungkin muncul pada anak-anak yang telah sembuh dari Covid-19:

  • Demam tinggi dan berlangsung lebih dari 3 hari
  • Pusing dan lemah
  • Mata merah
  • Ruam pada kulit
  • Sakit perut, diare, dan muntah
  • Lebih banyak tidur

Baca juga: 11 Syarat Vaksin Covid-19 untuk Anak 12 Tahun Ke Atas

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fakta tentang MIS-C

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), MIS-C ini belum sebelumnya dipahami oleh para ilmuwan. Walaupun kondisi ini pertama kali ditemukan sejak April 2020 di Inggris dan Amerika Serikat, kondisi ini sangat jarang terjadi sehingga sulit dipahami.

CDC belum menemukan korelasi antara kondisi kesehatan tertentu atau gejala tertentu pada anak yang mungkin memicu kondisi ini.

Rekomendasi sementara dari CDC adalah menjaga anak Anda jangan sampai terinfeksi virus SARS-CoV-2. Jika sudah terinfeksi, jangan lengah sampai setidaknya enam minggu setelah terinfeksi.

Walaupun kasusnya sangat jarang, orangtua harus tetap waspada karena kondisi ini bisa berbahaya bagi anak Anda. Anak yang menunjukkan gejala harus segera dirawat dan dipantau oleh dokter.

Kebanyakan kasus MIS-C terjadi pada anak-anak usia sekolah, sekitar umur 8 sampai 9 tahun. Namun, kasus juga ditemukan pada anak di bawah 5 tahun dan remaja.

Baca juga: Anak Positif Covid-19 dan Menderita Anosmia, Begini Cara agar Anak Mau Makan

Gejala ini biasanya muncul dua sampai enam minggu setelah terinfeksi Covid-19. Gejala ini dengan mudah ditandai dengan terdeteksinya antibodi terhadap virus SARS-CoV-2.

Namun, tidak perlu khawatir. MIS-C pada anak setelah sembuh dari Covid-19 adalah kondisi yang bisa sembuh dengan penanganan yang tepat. Pemberian obat-obatan akan membantu mengontrol inflamasi serta mencegah kerusakan organ yang terlibat, seperti jantung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.